Search
Selasa 4 Agustus 2020
  • :
  • :

Destinasi Wisata Alam Keren Tersimpan di Mandailing Natal

Starberita – Medan, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution bersama jurnalis mengunjungi lokasi obyek wisata Bukit Muhasabah.

Kabupaten ini ternyata menyimpan begitu banyak obyek wisata alam yang sangat indah.

Namun keberadaan obyek wisata tersebut selama ini kurang begitu populer dan belum banyak dikunjungi wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara.

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution hingga kini terus berupaya semakin menggeliatkan destinasi wisata di kabupaten hasil pemekaran itu.

Ide dan polesan tangannya langsung, berhasil membuka salah satu dari sekian banyak obyek wisata di Madina yakni Bukit Muhasabah.

Lokasi Bukit bebatuan itu berjarak lebih kurang 3 KM dari kantor bupati lama dengan kondisi jalan mendaki.

“Nama Muhasabah sengaja saya buat yang artinya untuk mengkaji diri. Obyek wisata ini baru dibuka sekitar 2 tahun lalu, tepatnya seminggu sebelum bulan Ramadan,” kata Dahlan saat membawa sejumlah wartawan ke lokasi itu.

Muhasabah berada di atas perbukitan dan disekelilingnya dipenuhi bebatuan yang telah diukir berbagai bentuk.

Dari lokasi yang dikelilingi pegunungan itu pengunjung bisa memandang seluruh wilayah Kota Panyabungan.

“Apalagi kalau pada malam hari berada di puncak ini, sangat indah pemandangan kota itu,” kata Dahlan yang mengaku proses pembangunan dan pembukaan Muhasabah kerap dilakukan hingga malam hari.

“Terkadang menjelang Subuh baru pulang kerumah,” ucapnya tertawa.

Obyek Wisata tersebut hingga saat ini mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal bahkan dari luar provinsi seperti Padang dan Riau, terutama pada saat hari libur.

Selain Muhasabah, Sampuraga juga merupakan salah satu obyek wisata yang cukup indah di Kabupaten Madina.

Lokasi wisata Sampuraga berawal dari cerita rakyat yang cukup melegenda adanya seorang anak yang durhaka terhadap ibunya.

Ibunya menangis dan mengutuk puteranya itu hingga datanglah badai secara tiba-tiba, kemudian terjadi banjir dan Sampuraga tenggelam. Jadilah tempat itu menjadi Sumur Air Panas yang dikenal dengan Air Panas Sampuraga di Desa Sirambas.

Hingga kini lokasi itu banyak dikunjungi wisatawan bahkan ada juga yang datang sekedar untuk mengobati tubuh yang sakit dengan memanfaatkan uap panas disekitar kawah.

“Kalau sudah hari libur pengunjung yang datang bisa mencapai ribuan orang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Madina Ahmad Yasir Lubis,

Dilokasi itu juga disediakan telur dan jagung, pengunjung merebusnya di kawah yang panas untuk kemudian di santap.

Lokasi wisata Sampuraga hingga kini kondisinya jauh lebih baik.

Meski dibawah pengelolaan warga sekitar, namun pemerintah setempat banyak membantu termasuk dengan melengkapi sejumlah sarana di lokasi wisata itu.

Selain pengobatan terapi uap panas, di lokasi obyek wisata Sampuraga juga disediakan batu terapi yang bisa digunakan untuk menghangatkan tubuh sambil beristirahat, sembari menikmati suara gemericik air sungai.

Lokasi itu juga dilengkapi restauran yang menyediakan sejumlah menu kuliner khas Mandailing.

Namun menurut Yasir Lubis lokasi ini akan terus dibenahi agar semakin baik.

“Itu masih ada tenda-tenda darurat, Pak Bupati kurang setuju itu yang seharusnya bisa dibenahi agar tidak terlihat kumuh,” ucapnya.

Sementara itu objek wisata lainnya adalah Raja Batu yang merupakan area multi fungsi yang melengkapi keberadaan Komplek Perkantoran Bupati Mandailing Natal sebagai pusat pemerintahan sekaligus menjadi lokasi taman terbuka hijau yang ramai dikunjungi warga.

Dinamai Taman Raja Batu karena lokasi ini dipenuhi oleh bebatuan besar yang dianalogikan sebagai rajanya bebatuan atau raja batu. Keberadaan Taman Raja Batu menjadi solusi atas ketidak tersediaan lapangan tempat berbagai acara formal Pemkab Mandailing Natal.

Pembangunan Taman Raja Batu diinisiasi oleh Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution pada tahun 2017. Kini Taman Raja Batu menjadi salah satu tempat favorit warga Madina untuk dikunjungi. Keelokan dan jernihnya Aek Singolot yang berliuk membelah Taman Raja Batu, tanaman unggulan khas mandailing, Pohon Beringin yang rimbun dan berbagai wahana seperti panjat tebing, jogging track, Beranda Madina sebagai tempat berselfie ria menjadikan lokasi ini semakin menarik.

Selain itu sejumlah destinasi lain di wilayah itu diyakini akan menjadi surga bagi para wisatawan, seperti Air Terjun Sigala-Gala, Batu Bedaun dan air terjun Maino Sale Baru di Kecamatan Muara Batang Gadis, air terjum Bidadari Tandiang Kec Lingga Bayu.

Selain panorama alamnya yang luar biasa indah pengunjung juga bisa menikmati sejumlah kuliner khas Madina, seperti dodol, kopi, rendang lokan dan ikan asin (di Muara Batang Natal), buah rumbia dan ketupat nasi dengan harga yang cukup terjangkau. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: