Search
Sabtu 8 Agustus 2020
  • :
  • :

Akhyar Sosialisasikan Perwal AKB di Pesantren Raudlatul Hasanah

Starberita – Medan, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan, Akhyar Nasution, Rabu (15/7/2020) mensosialisasikan Perwal No. 27 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan di Pesantren Ar – Raudlatul Hasanah, Jalan Setia Budi, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan.

Kedatangan Akhyar bersama rombongan disambut Ketua Umum Badan Wakaf, M Ilyas Tarigan, Pimpinan Pesantren, Ahmad Prana Rulianto Tarigan dan direktur Pesantren KH Solihin Adin beserta jajaran.

Akhyar mengatakan, masyarakat harus memperhatikan dan menjalankan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19 saat ini dengan menaati protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang harus dilakukan adalah masyarakat diwajibkan menggunakan masker yang benar, penggunaan masker bukan sekedar aksesoris melainkan pelindung pertama bagi tubuh kita agar tidak langsung terpapar virus.

Protokol kesehatan lainnya adalah mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer sesering mungkin, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

“Pemko Medan telah menyiapkan Perwal No. 27 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru. Kenapa Adaptasi Kebiasaan Baru bukan New Normal, sebab kita tidak tau kapan pandemi ini berakhir. Maka dari itu kita juga diberi akal untuk berikhtiar melakukan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19 saat ini,” jelas Akhyar.

Kenyataannya, tambah Akhyar, saat ini yang harus dihadapi adalah penyakit ini masih ada disekitar semua orang. Kebanyakan pengidapnya dikategorikan tanpa gejala.

“Karna banyak saat ini pengidapnya dikategorikan Orang Tanpa Gejala (OTG). Jadi orang tersebut tidak merasakan gejala apapun, merasa dirinya sehat, tetapi saat di rapid test dan swab hasilnya menunjukkan reaktif/positif. Ini lah yang lebih berbahaya dan rentan terhadap penularannya karena secara fisik dia baik-baik saja. Ini yang perlu kita waspadai,” ungkap Akhyar.

Dalam kesempatan itu, Akhyar, mengimbau pihak pesantren untuk mengingatkan santri-santrinya dan para guru untuk memperhatikan kebersihan diri.

“Selalu perhatikan kebersihan diri, atribut atau seragam yang dipakai pada saat belajar berlangsung dapat segera di cuci jangan di gantung-gantung karena bisa saja virus tersebut ada di salah satu atribut yang kita pakai,” sebut Akhyar.

Disamping itu, Akhyar, juga berpesan kepada seluruh santri agar mematuhi protokol kesehatan. “Jika kita tidak mencuci tangan atau yang paling penting tidak memakai masker, Virus Corona yang bisa saja ada di sekitar kita dan di tangan kita dapat masuk ke diri kita melalui hidung dan mulut saat kita menyentuhnya. Sehingga tanpa sadar kita telah mengantarkan virus ini kedalam diri kita sendiri. Maka dari itu kita cegah dengan cara pakai masker dan mematuhi protokol kesehatan lainnya. Sebab salah satu potensi penularan Virus Corona melalui droplet atau cipratan air liur,” pesan Akhyar.

Sebelumnya Ketua Umum Badan Wakaf, M Ilyas Tarigan, mengucapkan rasa terimakasih atas kehadiran Plt Walikota Medan. Kehadiran Plt Walikota Medan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada semua guru dan santri dalam rangka kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19.

“Kami juga ingin meminta masukan dari Bapak Plt Walikota Medan bagaimana untuk bisa melaksanakan kegiatan mengajar yang baik di masa pandemi ini. Sehingga di Kota Medan Pendidikan dapat berjalan dengan baik walaupun sedang dilanda musibah Virus Corona,” ucapnya. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: