Search
Rabu 15 Juli 2020
  • :
  • :

HUT 430 Kota Medan, Akhyar Sampaikan Terima Kasih kepada Forkopimda & Warga Medan Atas Bantuan Atasi Covid-19

Starberita – Medan, Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda Kota Medan, termasuk pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan yang telah membantu Pemko Medan dalam menangani pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Akhyar berharap, bantuan dan dukungan itu terus diberikan, sehingga pandemi Covid-19 berakhir di Kota Medan.

“Saya yakin dan percaya, dengan kesolidan dan kekompakan bersama, insya Allah kita dapat melalui keadaan yang sulit ini, walaupun dengan langkah terbatas,” kata Akhyar Nasution dalam sambutannya pada sidang paripurna istimewa DPRD Kota Medan memperingati Hari Jadi Kota Medan ke-430 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2020).

Kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas, kata Akhyar, harus terus diusung semaksimal mungkin serta terus berkolaborasi untuk menggerakkan Kota Medan ke arah lebih baik lagi.

Akhyar juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 merupakan persoalan bersama sehingga penanganannya pun harus dilakukan bersama-sama.

Diungkapkan Akhyar, jumlah warga Kota Medan yang positif Covid-19 terus meningkat, kini hampir mendekati angka 1.000. Dari jumlah tersebut, terangnya, penularan yang terjadi melalui orang tanpa gejala (OTG).  Untuk itu Akhyar mengingatkan, Covid-19  bukanlah aib yang harus ditutup-tutupi dan harus segera diobati.

”Anggarannya telah kami persiapkan dan kami akan selalu terbuka terkait penanganan Covid-19, termasuk penggunaan anggaranya. Tidak ada yang ditutupi, ini amanah dan tanggung jawab bersama. Kita berharap pandemi Covid-19 segera berakhir di Kota Medan, serta seluruh masyarakatnya senantiasa sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.  Dengan kebersamaan dan semangat yang tinggi, mari kita hadapi pandemi Covid-19 dengan senantiasa mengikuti protokol kesehatan,” ungkapnya.

Akhyar selanjutnya memaparkan, Pemko Medan telah  melakukan beberapa langkah strategis  dalam percepatan penanganan Covid-19, diantaranya dengan mengalokasikan anggaran sebesar 40%, menyiapkan jaringan pengamanan sosial melalui hibah bansos bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 maupun yang mengalami total lost income.

Disamping itu, sambung Akhyar, Pemko Medan juga telah mengeluarkan Perwal No. 11/2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanaganan Covid-19. Kemudian menyiapkan lokasi penampungan warga yang harus menjalani isolasi di dua lokasi yakni Gedung P4TK Jalan Setiabudi Medan Helvetia dan RS Lions Club Jalan T Amir Hamzah Medan.

“Kita saat ini giat mengubah kultur masyarakat agar dapat beradaptasi dengan keadaan normal baru yang sebentar lagi akan kita masuki secara serentak se-Sumut mulai besok (1/7/2020), dengan menyiapkan Perwal yang mengatur tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitas di tengah pandemi Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.

Menyikapi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan periode 2021-2024 yang menyisakan waktu 5 bulan lagi, Akhyar, menegaskan Pemko Medan  siap mendukung dengan mengalokasikan dana sebesar lebih kurang Rp100 miliar melalui perjanjian hibah kepada KPU Kota Medan, Bawaslu, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan Kodim 0201/BS.

Akhyar juga mengingatkan, konsentrasi Pemko Medan kini masih terfokus pada penanganan Covid-19 serta persiapan untuk melakukan pemulihan ekonomi, maka Rencana Kerja pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021 diarahkan kepada fokus pemulihan pasca pandemi serta strategi pemulihan ekonomi.

“Jika pendapatan pemko Medan membaik, maka kami akan lanjutkan program pembangunan  yang telah kita siapkan akan kita lanjutkan pembangunannya. Dengan semangat penuh, pantang menyerah dan kebersamaan yang terus kita rajut, saya yakin kita pasti dapat melewati kondisi sulit di tengah pandemi Covid-19, sekaligus mewujudkan kemajuan dan kejayaan Kota Medan  rumah kita pada masa mendatang,” harapnya optimis.

Sebelumnya Ketua DPRD Kota Medan Hasyim, dalam sambutannya mengungkapkan sejumlah catatan dan persoalan Kota Medan yang kini genap berusia 430 tahun. Dimana, ia menyoroti persoalan klasik yang tidak kunjung selesai seperti banjir, sampah, dan Kota Medan yang gelap gulita ketika malam hari.

“Persoalan banjir terjadi karena masalah drainase yang buruk. Sedangkan persoalan sampah karena perilaku masyarakat yang membuat sampah sembarangan,” ujar Hasyim seraya juga menyoroti masih adanya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam sehingga menyebabkan sejumlah lokasi gelap, sehingga rentan terjadinya tindak kejahatan.

Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hasyim mengajak semua untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, seperti memakai masker, menghindari kerumunan, selalu cuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir serta tidak membuat kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: