Search
Rabu 3 Juni 2020
  • :
  • :

Al-Ittihadiyah Ingin Umat Islam Bangkit Lewat Tiga Pilar Perjuangan

Starberita – Medan, Ketua Umum DPP Al-Ittihadiyah yang juga Staf Ahli Wakil Presiden RI, Dr Ir H Lukman Hakim MSi, menyatakan prihatin dengan kondisi ekonomi umat Islam Indonesia saat ini. Kendati mayoritas di bidang jumlah penduduk, namun hanya menguasai 1 persen saja perekonomian Indonesia.

“Sisanya (99 persen) dikuasai oleh umat beragama lainnya,” kata Lukman Hakim pada kegiatan webinar atas kerja sama DPW Al Ittihadiyah Sumatera Utara, PERMA PENDIS Sumatera Utara, STIT Al-Ittihadiyah Labuhan Batu Utara dan FITK UINSU Medan, Kamis (21/05/2020).

Webinar dilaksanakan sebagai kegiatan untuk mengisi momentum Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2020.

Didasari oleh keprihatinan terhadap kondisi umat Islam itu, kata Lukman Hakim, DPP Al-Ittihadiyah dibawah kepemimpinannya berkeinginan membuat umat Islam bangkit, dengan mengedepankan tiga pilar perjuangan, yaitu pendidikan, ekonomi dan kaderisasi.

Khusus di bidang pendidikan, dirinya merasa optimis Al-Ittihadiyah bisa berperan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Saya mengapresiasi kepengurusan DPW Al-Ittihadiyah di Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Prof Syafaruddin dan Al-Ittihadiyah Jambi, yang sudah berhasil mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan, baik di jenjang madrasah maupun perguruan tinggi, yang kualitasnya tidak kalah dengan lembaga pendidikan swasta maupun negeri,” katanya.

Sejalan dengan tema webinar yang berkaitan dengan kebangkitan nasional, Lukman Hakim, mendorong segenap pengurus Al-Ittihadiyah di seluruh Indonesia agar terus melakukan upaya-upaya memajukan kualitas pendidikan serta menciptakan enterprenuer enterpreneur muslim baru.

“Yang terpenting terus melakukan kaderisasi, agar umat Islam bisa bangkit dari ketertinggalan, khususnya di bidang ekonomi,” katanya.

Webinar bertema “Kebangkitan Nasional, Nilai-Nilai Ramadhan dan Pendidikan Bermutu Unggul” ini secara resmi kegiatan dibuka secara langsung Ketua DPW Al Ittihadiyah Sumatera Utara, Prof Dr Syafaruddin MPd.

“Alhamdulillah melalui seminar online ini, kita kembali dapat menyambung dilaturahmi di tengah keterbatan akibat pandemi Covid-19,”katanya.

Prof Syafaruddin menyatakan bersyukur, bahwa keterbatasan di tengah suasana pandemi Covid-19 tidak menjadi hambatan bagi Al-Ittihadiyah Sumut untuk terus berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Alhamdulillah, Al-Ittihadiyah Sumut sudah mampu membangun lembaga pendidikan baik madrasah maupun perguruan tinggi yang berkualitas,”ujarnya.

Syafaruddin berharap, melalui seminar online ini dapat membangun optimisme baru serta bangkit menuju kehidupan new normal menuju kehidupan bersama di negara Kesatuan Republik Indonesia (NKR) yang lebih kuat.

“Mari kita sama-sama berdoa, semoga wabah virus corona ini segera berlalu dari kehidupan kita, sehingga kita bisa berbuat lebih optimal demi kemajuan bangsa,”ajaknya.

Kegiatan webinar kali ini juga diisi narasumber berkompeten lainnya, seperti Prof Dr Syamsul Nizar MAg (ketua STAIN Bengkalis, Riau) yang membahas tentang “Kondisi Pendidikan Kekinian” dan Dr Mesiono MPd (Ketua PERMA PENDIS Sumatera Utara) membahas tentang “Semangat Nasionalisme Melalui Nilai-nilai Ramadhan”.

Kegiatan seminar yang dipandu Dr Salminawati MAg ini berlangsung dengan menggunakan aplikasi zoom, dan diikuti dengan 50 orang peserta yang berasal dari berbagai lembaga, seperti dosen UINSU Medan, Dosen STIT Al Ittihadiyah Labura, kalangan praktisi pendidikan. (sbc-01)




Tinggalkan Balasan

error: