Search
Minggu 7 Juni 2020
  • :
  • :

PGK Sumut Dukung Polda Awasi Penyaluran Bansos dan BLT

Starberita – Medan, Dukungan kepada Polda Sumut untuk menangkap dan memproses pelaku penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) saat adanya pandemi Corona terus mengalir.

Seperti halnya yang dilakukan Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumut yang turut mendukung Polda guna menangkap dan memproses para pelaku penyelewengan bansos dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Kita dukung penuh Polda untuk menangkap pelaku penyelewengan bansos, apalagi disaat situasi pandemi ini. Polda harus bertindak cepat, jemput bola dalam mengawasi dana bansos ini sampai ke masyarakat dengan tepat sasaran,” ujar Ketua PGK Sumut, Hendra Hidayat kepada wartawan, Senin (18/5/2020).

Hendra mengatakan pihaknya juga akan mengawasi penyaluran bansos hingga tingkat desa dan kelurahan. Jika menemukan dugaan penyelewengan, Hendra menyebut pihaknya akan langsung melaporkannya ke kepolisian.

Seperti beberapa waktu yang lalu ada temuan dugaan penyelewengan bantuan di Deli Serdang dan kabupaten Dairi. Ini tidak bisa dibiarkan. Hak warga di sunat dan ada juga yang tidak berhak tapi masuk dalam daftar penerima.

“Nanti kita dari PGK juga akan turun ke desa dan kelurahan. Mengawasi, jika ada ditemukan dugaan penyelewengan, kita akan sampaikan ke kepolisian,” sebut Hendra.

Mantan Ketua Umum HMI Cabang Medan ini jgua menjelaskan bahwa pengawasan perlu diperketat mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit ditengah pandemi corona. Menurutnya, penyaluran bansos yang tepat sasaran akan mambantu meringankan beban masyarakat.

“Kita kan lihat situasi saat ini, khususnya di bidang ekonomi sedang sulit. Masyarakat harus dibantu, dan ini ada bantuan dari pemerintah. Untuk itu harus tepat sasaran dan tanpa penyelewengan, agar masyarakat benar-benar dapat terbantu,” jelas Hendra.

Hendra juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Polda Sumut membagi bantuan sembako kepada masyarakat. Menurutnya, langkah Polda Sumut ini lebih cepat daripada langkah yang dilakukan Pemprovsu.

“Iya kita melihat Polda lebih cepat tanggap ya, dalam hal membantu masyarakat. Kalau Pemprov baru mulai beberapa hari belakangan, kalau Polda sudah mulai sebulan yang lalu. Ini harus di apresiasi,” tandasnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: