Search
Rabu 12 Agustus 2020
  • :
  • :

PLN UIKSBU Gelar Aksi Pojok Sedekah Bersama IWO Sumut

Starberita – Medan, Pandemi covid-19 yang menyebar luas di dunia termasuk Indonesia, nyaris memastikan seluruh sendi perekonomian secara global di seantero nusantara.

Seluruh pihak di negeri ini terkena imbas. Pemerintah pusat hingga provinsi dan Kabupaten/Kota pun kini praktis menghabiskan sebagian besar energinya untuk percepatan penanganan covid-19. Tim medis kini menjadi garda terdepan dalam melakukan diagnosa hingga proses perawatan dan upaya peyembuhan para pasien yang terdeteksi terjangkit corona, baik lewat rapid test maupun PCR.

Berbagai peralatan medis berbasis teknologi dikerahkan untuk penanganan. Sayangnya, banyak yang tak sadar, bahwa peralatan itu tidak akan bisa dioperasikan, jika tidak ada listrik. Karena itu, tidak berlebihan rasanya PT PLN (Persero) sebagai instansi yang mengatur seluruh sistem elektrifikasi dalam negeri termasuk untuk peralatan medis berteknologi, juga merupakan garda terdepan dalam penanganan covid-19 bersama Tim Gugus Tugas.

“Tentunya seluruh peralatan medis yang digunakan untuk penanganan medis juga tidak bisa lepas dari sistem elektrifikasi untuk mengoperasikannya,” ungkap General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIK SBU) Bambang Iswanto disela-sela kegiatan aksi sosial bertajuk ‘Pojok Sedekah Makan Gratis’ bersama Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Sumut yang digelar didepan kantor PLN UIKSBU, Jl. Brigjen Zein Hamid, Kel. Titi Kuning, Medan Johor, Jumat (15/5/2020).

Sayangnya, keberadaan PLN acapkali selalu dipandang sebelah mata. BUMN yang khusus menangani kelistrikan diseluruh penjuru negeri ini hanya diingat jika terjadi pemadaman.

“Pada prinsipnya ini memang tugas kami menerangani seluruh negeri. Tapi kami hanya berharap masyarakat tidak hanya ingat pada PLN jika terjadi pemadaman 1 atau 2 menit saja. Mari sama-sama kita membuka wawasan, sama-sama berfikir bagaimana kita berupaya memberikan penerangan selama 365 hari full bagi seluruh warga sampai hari ini, sehingga itu menjadi motivasi bagi PLN untuk terus berinovasi,” ucapnya.

Artinya, sambung Bambang, teknologi yang digunakan, termasuk untuk penanganan korban Covid-19, tidak akan ada gunanya jika tak didukung dengan listrik.

“Tanpa elektrifikasi, semuanya gak berjalan. Alat medis juga begitu. Garda terdepan adalah distribusi, tapi tidak berguna bila tidak ada transmisi, dan transmisi juga tak berguna jika tidak ada pembangkit. Pembangkit ini adalah ‘core of the core’ (intinya inti),” tandasnya.

Berbicara menjelang lebaran, Bambang Is mengaku bahwa dari sisi sistem pihaknya sangat siap. Apalagi kondisi listrik di Sumbagut saat ini surplus 800 hingga 900 Mega Watt.

“Ditambah lagi kondisi Covid-19 ini. Ada penurunan konsumsi mencapai 300 MW. Dan kita prediksi juga pada hari H lebaran juga menurun. Tapi seperti yang dijelaskan tadi, ada penurunan konsumsi karena dampak covid banyaj kantor mengurangi aktivitas. Karena untuk Sumut saja, beban puncak itu biasanya 2300 MW. Tapi kini yang terpakai hanya 2000-2100 MW saja,” pungkasnya.

Sementara, dalam kegiatan sosial pojok sedekah makan gratis ini, Bambang mengaku bahwa semuanya juga terselenggara atas kepedulian seluruh rekan-rekan pegawai yang peka dan peduli atas situasi saat ini.

“Terima kasih juga kepada rekan-rekan IWO yang mendukung kegiatan sosial dalam hal ini berbagi nasi kotak dan masker kepada pengendara yang melintas di depan kantor kita,” sebutnya.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Senior Manager SDM dan Umum PLN UIKSBU, Sigit Prasetyo, Ketua DPD SP PLN UIKSBU, Fathdi Akbar bersama sejumlah pengurus, Plt.Ketua PW IWO Sumut, Zahendra, Sekretaris PW IWO Sumut, Yudhistira dan para pengurus IWO Sumut lainnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: