Search
Minggu 7 Juni 2020
  • :
  • :

Pasar Murah Pemprovsu Bisa Sebabkan Penyebaran Corona Dengan Cepat

Starberita – Medan, Ribuan orang berkerumun mendatangi pasat murah yang dilaksanakan Pemprovsu ditengah pandemi covid-19. Kerumunan ini dinilai dapat menyebabkan penyebaran virus Corona dengan cepat.

“Kita dukung kegiatan pasar murah ini, membantu masyarakat ditengah situasi sulit begini. Tapi ya harusnya mekanisme diperbaiki, ini seperti panitia mengabaikan protokol kesehatan. Kejadian seperti ini bisa menyebabkan penyebaran virus Corona semakin sepat,” ujar Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumut, Hendra Hidayat, Minggu (17/5/2020).

Hendra mengungkapkan kekhawatirannya jika ada orang yang ikut dalam kerumunan saat di pasar murah membawa virus. Hal ini menurutnya dapat menyebabkan orang yang terkena corona di Sumut akan meningkat.

“Mudah-mudahan tidak ada. Tapi jika ada, orang yang datang ke lokasi itu saat berkerumun adalah orang yang terpapar corona, pasti dia akan menyebarkan ke orang lain. Terlebih angka di Sumut ini akan jauh meningkat, sangat jauh bahkan. Tapi semoga saja tidak ada,” tegas Hendra.

Hendra pun menyebutkan bahwa hal ini murni kesalahan dari pihak penyelenggara. Karena menurutnya, sangat wajar jika masyarakat datang berbondong-bondong ditengah sulitnya ekonomi akibat pandemi covid-19 ini.

“Yang salah ya pelaksana karena tidak dapat mengantisipasi kejadian seperti ini. Harusnya pelaksana punya planning matang, karena kami yakin panitia sadar ada ribuan orang yang akan mendatangi pasar murah ini. Namanya juga situasi ekonomi lagi sulit,” jelasnya.

Hendra juga menyebut bahwa Panitia Pelaksana dengan sengaja mengundang orang untuk berkerumun melalui pelaksanaan pasar murah tersebut. Hal ini, katanya, bertolak belakang dari adanya larangan berkerumun yang disampaikan oleh Pemprovsu itu sendiri.

“Ya ini kan namanya Pemprovsu mengundang masyarakat untuk berkerumun. Padahal, di Cafe saja ada lima orang, langsung disuruh pulang. Nah, ini ada ribuan, kenapa gak bisa ditertibkan? Kan gawat kalau begini,” pungkasnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: