Search
Jumat 29 Mei 2020
  • :
  • :

STIT AILU Gelar Seminar Online Inovasi Pembelajaran Digital

Starberita – Medan, Pada momentum Hari Pendidikan Nasional STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara melaksanakan Seminar Hari Pendidikan Nasional secara online, Kamis (7/5/2020).

Seminar dengan tema “Pendidikan Bermutu: Inovasi Pembelajaran Digital” itu menghadirka narasumber Dr Candra Wijaya MPd (Ketua Prodi Magister MPI UIN Sumatera Utara) dan Dr Salminawati SS MA (Ketua Prodi PGMI UIN Sumatera Utara).

Ketua STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara, Dr Mursal Azis MPdI, menyampaikan bahwa walaupun pada suasana Covid 19, namun budaya belajar STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara harus tetap terpelihara, selama ini dibudayakan seminar minimal satu kali dalam satu semester.

Oleh sebab itu solusinya adalah dengan melakukan seminar pendidikan online dan pesertanya juga tidak terbatas dan terbuka untuk umum baik mahasiswa maupun dosen dari berbagai perguruan tinggi. “Alhamdulillah pada hari ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Prof Dr Syafaruddin MPd selaku Pembina Yayasan Pendidikan Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara dan juga Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara menyambut baik kegiatan seminar yang dilakukan STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara.

“STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara harus menjaga peran dan eksistensinya sebagai kampus terdepan dalam proses-proses pembelajaran berbasis digital,” imbaunya.

Menurut Prof Syafaruddin, tidak banyak kampus swasta yang memiliki kepedulian dan inisiatif membuat kegiatan-kegiatan akademik dengan keterbatasan suasana Covid 19.

“Karena itu, apa yang dilakukan STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara merupakan langkah maju dalam menyiapkan lulusan yang berkualitas dengan upaya-upaya visioner,” katanya.

Dr Candra Wijaya MPd pada seminar tersebut menyampaikan tentang “Future Skills for Future Leaders”. Dia menjelaskan, tahap-tahap Revolusi Industri sampai Era digital yang membutuhkan masa yang semakin singkat dari waktu ke waktu.

Era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan net tenaga kerja hingga 2.1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025.

Terdapat potensi pengurangan emisi karbon kira-kira 26 miliar metrik ton dari tiga industri: elektronik (15,8 miliar), logistik (9,9 miliar) dan otomotif (540 miliar) dari tahun 2015-2025. Momentum dan kesempatan ini harus serius diperhatikan oleh dunia pendidikan.

Dr Salminawati SS MA pada seminar tersebut menyampaikan tentang “Sumber Daya Manusia Pendidikan Dalam
Menghadapi Era Industri 4.0”. Dia menyampaikan bahwa pada Era Industri 4.0 mengharuskan setiap individu dan bidang profesi memahami Teknologi Informasi yang berkembang dengan baik.

Era ini menghantarkan masyarakat menuju kehidupan digital, zaman robotik atau Era Smartphone. Pendidik adalah sebagai ujung tombak pada masing-masing lembaga pendidikan dan berupaya untuk memksimalkan dalam berinovasi dalam pembelajaran berbasis digital sehingga proses pendidikan yang dilakukan benar-benar bermutu. (rel/sbc-01)




Tinggalkan Balasan

error: