Search
Rabu 12 Agustus 2020
  • :
  • :

Mahyaruddin Salim Minta Gubsu Segera Fasilitasi Kepulangan TKI Dari Malaysia

 

Starberita – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi diminta memfasilitasi pemulangan masyarakat Sumut yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Negara Jiran Malaysia.

“Pemulangannya diharapkan melalui pelabuhan yang ada di Sumut salah satunya Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai,” kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut dari Fraksi Partai Golkar, Mahyaruddin Salim Batubara kepada wartawan di Medan, Selasa (28/4/2020).

Menurut Mahyaruddin, pemulangan TKI yang ada di Malaysia asal Sumut yang ingin pulaang ke kampung halamannya dipandang perlu untuk disikapi karena Pemerintah Diraja Malaysia menerapkan Lockdown yang berkepanjangan akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Mahyaruddin juga mengungkapkan, bahwa ditengah penyebaran Covid-19 diseluruh dunia, termasuk Indonesia, ada sebanyak 569.000 TKI yang ada di Malaysia akan dipulangkan.

“Pemulangan TKI asal berbagai daerah di Sumut dari Negara Jiran tersebut telah diawali kepulangnya sebanyak 122 orang TKI asal Kabupaten Batubara yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara beberapa waktu lalu. Namun tetap harus melalu proses Screening terlebih dahulu dan sesuai protap penanganan Covid-19 sehingga semuanya terdata dengan baik. Jika ada yang terduga atau teridikasi Covid-19 bisa langsung dilakukan penanganannya dan ‘pahlawan devisa’ negara tersebut juga harus di karantina terlebih dahulu dan langsung ditangani oleh tim kesehatan propinsi mau pun kab/kota,” terang Mahyaruddin yang juga Anggota Komisi E DPRD Sumut ini.

Selain itu, Mahyaruddin juga meminta Gubsu Edy Rahmayadi agar menghimbau kepada kepala daerah se Sumut untuk menjemput warganya yang menjadi TKI di Malaysia, sehingga terlihat tanggungjawab dan kepedulin ada peran pemerintah dalam pemulangan ‘pahlawan devisa’ tersebut.

“Saya harap kepada kepala daerah juga harus pro aktif dan menunjukkan tanggungjawab dengan menjemput warganya yang menjadi TKI di Malaysia,” cetus politisi Partai Golkar yang berada dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut 5 ini yang meliputi Batubara, Asahan dan Kota Tanjung Balai.

Lebih lanjut Mahyaruddin juga menuturkan, sebagaimana Pemkab Batubara bisa melakukan hal tersebut, pemerintah jangan menunggu TKI itu nekat pulang melalui jalur gelap dengan menggunakan Kapal Tongkang.

“Karena disamping keselamatan nyawa mereka terancam, sebagian TKI itu juga ada yang tidak memiliki uang lagi untuk ongkos pulang,” pungkasnya. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: