Search
Rabu 3 Juni 2020
  • :
  • :

Pemprovsu Akan Gunakan Donasi Terkumpul Untuk Biaya Operasional Gugus Tugas

Starberita – Medan, Dalam menangani upaya penanganan dan pencegahan penyebaran pandemi virus corona (covid-19), Pemprovsu pun melakukan penggalangan dana (donasi) dari masyarakat melalui rekening peduli Covid-19 Sumut, 100 01 02 777 7777.

Dari pengumpulan donasi yang dilakukan tersebut, hingga pukul 17.00 wib Kamis (9/4/2020), pihak Gugus tugas sudah mengumpulkan Rp.371.200.000. Dimana donasi tersebut berasal dari seluruh masyarakat yang peduli terhadap pemerintah dalam hal penanganan wabah covid-19.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Whiko Irwan mengatakan bahwa donasi yang terkumpul tersebut nantinya akan dipergunakan untuk biaya operasional yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut. Termasuk juga untuk membeli APD, serta peralatan lainnya yang mungkin dibutuhkan Gugus Tugas dalam penanganan wabah corona di Sumut.

“Yang pasti untuk operasional Gugus Tugas kan. Kemudian untuk menutup kebutuhan-kebutuhan yang dilakukan oleh gugus tugas dalam penanganan covid-19,” sebut Whiko yang ditemui di Kantor Gubsu, Kamis (9/4/2020).

Kemudian ditanya, apakah dari donasi terkumpul juga ada bantuan yang akan diberikan ke masyarakat akibat dampak dari wabah covid-19? Whiko pun mengatakan jika donasi yang terkumpul hingga saat ini dinilainya terlalu kecil.

“Kalau untuk bantuan ke masyarakat, Rp.300 juta itu terlalu kecil ya. Apalagi masyarakat kita (Sumut) cukup banyak,” ucapnya.

Terkait operasional Gugus Tugas, dikatakan lagi padanya bahwa Pemprovsu sudah menyiap anggaran khusus untuk penanganan covid di Sumut. Mendengar hal itu, whiko pun terlihat sedikit bingung untuk menjawabnya.

“Kalau untuk itu, sepengetahuan saya anggaran itukan menyusul. Jadi kadang-kadang kita seperti kayak menalangi dulu kegiatan apa, nanti baru apa. Karena kalau kayak kebanyakan pemesanan barang atau apa, maka kita harus bayar dimuka. Apalagi dalam kondisi kayak gini. Kan kalau kita nungguin anggarannya di tentukan, kapan dibayarnya? Jadi ini (donasi yang terkumpul) untuk taktis saja, karena yang penting kan ada pertanggungjawabannya,” ungkap Whiko.

Terpisah, dalam video conference bersama Pemerintah Pusat, Gubsu, Edy Rahmayadi mengatakan bahwa saat ini Pemprovsu sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp.1,5 triliun untuk penanganan covid-19 di Sumut.

“Kita sudah menghitung dengan cermat APBD kita. Sampai saat ini kita sudah mengalokasikan anggaran Rp.1,5 triliun untuk penanganan Covid-19. Bila ada perubahan lagi maka kita akan menyesuaikannya kembali. Bantuan kepada masyarakat akan segera kita salurkan agar beban masyarakat kita bisa berkurang di tengah wabah ini,” kata Edy saat melakukan video conference bersama Pemerintah Pusat di Rumah Dinas Gubsu, Kamis (9/4/2020).

Video conference itu sendiri dipimpin langsung oleh Mendagri, Tito Karnavian dari Jakarta. Video conference kali ini difokuskan membahas jaring pengaman kesehatan, ekonomi, sosial, dan keuangan. Selain Mendagri, dalam video conference itu turut serta Menko Polhukam, Mahfud MD, Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Menko Perekonomian, Airlangga Hartato, Menkeu, Sri Muliani, Mensos, Juliari Batubara, Kapolri, Idham Aziz, Panglima TNI, Hadi Tjahjanto, dan Kepala BNPB, Doni Monardo, serta Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: