Search
Minggu 7 Juni 2020
  • :
  • :

DPRD Dukung Kebijakan Realokasi & Refocusing Anggaran Pemko Medan

Starberita – Medan, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala, mengatakan DPRD siap mendukung kebijakan realokasi dan refocusing anggaran guna memperlancar penanganan wabah Covid-19 di Kota Medan.

Dukungan itu disampaikan, Rajudin Sagala, pada rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Gedung PKK Kota Medan, Jalan Rotan Proyek Petisah, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (8/4/2020) yang dipimpin Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution.

Dalam rapat bersama Forkopimda dan pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, Akhyar, mengatakan berdasarkan perkembangan kasus virus corona (Covid-19) yang terjadi, Kota Medan saat ini dibagi dalam 3 zona, yaitu zona merah, zona kuning dan zona hijau.

“Masing-masing zona tersebut sangat dinamis. Sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan perkembangan virus tersebut,” kata Akhyar.

Karenanya, Akhyar, berpesan sekaligus meminta kepada warga Medan untuk tetap disiplin dalam menerapkan physical dan social distancing, memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun dengan menggunakan air mengalir.

“Kedispilinan ini sangat diperlukan untuk dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Akhyar.

Akhyar juga mengimbau dan menegaskan kepada seluruh tempat pelayanan umum untuk tidak menyediakan kursi dan meja di ruang tunggu, sehingga masyarakat tidak berlama-lama berada di tempat tersebut.

“Dengan demikian, social distancing dan physical distancing dapat diterapkan serta upaya dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona dapat terwujud,” katanya.

Semua tempat pelayanan umum, sebut Akhyar, seperti kedai, cafe dan tempat berkumpul lainnya, tidak boleh menyediakan kursi dan meja. “Yang berjualan, silahkan asalkan makanannya di take away. Tidak ada tempat nongkrong lagi, begitu juga tempat pelayanan umum lainnya semua tidak ada kursi tunggu,” tegas Akhyar.

Lebih lanjut, Akhyar, menjelaskan untuk semua pasar yang ada di Kota Medan baik milik pemerintah maupun swasta agar membedakan antara pintu masuk dan pintu keluar.

“Di setiap pasar juga wajib menyediakan tempat cuci tangan dibeberapa titik dan semuanya wajib menggunakan masker, sehingga dapat meminimalisir penularan virus corona melalui sentuhan,” katanya.

Akhyar juga mengatakan, saat ini Pemko Medan juga tengah melakukan realokasi dan refocusing anggaran untuk mengoptimalkan percepatan penanganan Covid-19 di Kota Medan. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: