Search
Jumat 5 Juni 2020
  • :
  • :

Cairan Disinfektan Disemprotkan di Medan Labuhan

Starberita – Medan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Medan  kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Kali ini, Selasa (7/4/2020) fokus penyemprotan di Kecamatan Medan Labuhan. Wilayah yang disemprot, yakni Kelurahan Pekan Labuhan, Kelurahan Nelayan Indah dan Kelurahan Tangkahan.

Sejumlah fasilitas umum terutama rumah warga menjadi target penyemprotan cairan yang dinilai efektif mencegah penyebaran virus yang menyerang sistem pernafasan tersebut.

Hal ini dilakukan tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Medan sebagai upaya preventif guna mencegah penularan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan warga.

Apalagi, saat ini Kota Medan menjadi zona merah Covid-19 karena dinilai memiliki angka kepadatan penduduk dengan tingkat mobilitas warga yang cukup tinggi.

Karenanya, Gugus Tugas Covid-19 terus melakukan upaya pencegahan agar Covid-19 tidak semakin menyebar secara luas dan masif. Terlebih di kawasan Medan Utara yang menjadi jalur lalu lintas pintu masuk dan keluar baik dari dan menuju Pelabuhan Belawan.

Satu persatu rumah-rumah warga disusuri untuk melakukan penyemprotan. Hal ini dimanfaatkan untuk mengedukasi warga agar lebih waspada terhadap Covid-19 dengan senantiasa disiplin mengikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan.

Kepala BPBD Kota Medan, Arjuna Sembiring, sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 mengaku penyemprotan cairan disinfektan akan terus dilakukan.

Tercatat, sudah ribuan titik Kota Medan telah dilakukan penyemprotan  disinfektan termasuk sekolah, kampus, rumah ibadah, area publik, kantor layanan pemeintahan, rumah warga, jalan dan pasar-pasar di Kota Medan.

“Kami berharap langkah yang dilakukan ini dapat didukung oleh warga dengan tetap berada di rumah. Jangan keluar jika tidak ada keperluan mendesak. Sebab, dibutuhkan komitmen bersama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Kita tentu berharap wabah ini segera berakhir dan semua aktifitas warga dapat kembali berjalan normal seperti biasa,” kata Arjuna. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: