Search
Rabu 12 Agustus 2020
  • :
  • :

Pemdes Helvetia Akan Gelar Pemilihan Anggota BPD di tengah Pandemi Covid-19

Starberita – Medan, Di tengah pandemi virus corona (covid-19) sekarang ini, Pemerintahan Desa Helvetia, Kec. Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang akan melaksanakan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa periode 2020 – 2026.

Dimana pelaksanaan tersebut sedianya akan dilaksanakan pada Rabu (7/4/2020). Hal tersebut pun menjadi sorotan dikarenakan bertentangan dengan putusan Presiden RI, Jokowi yang menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan Keppres penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, putusan tentang PSBB dan status darurat kesehatan masyarakat tersebut bertujuan untuk menanggulangi virus corona (Covid-19). Bahkan Presiden pun menegaskan, dengan adanya keputusan ini, pemerintah daerah tidak lagi membuat aturan masing-masing yang tidak terkoordinasi. Selain itu juga, dengan keluarnya aturan PSBB tersebut, Pemerintah Pusat juga menunda pelaksanaan Pilkada 2020.

“Semua jelas, para kepala daerah saya minta tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri yang tidak terkordinasi. Semua kebijakan di daerah harus sesuai dengan peraturan berada dalam koridor Undang-Undang, Peraturan Pemerintah serta Kepres tersebut,” ujar Jokowi di Istana Bogor, belum lama ini.

Terkait pelaksanaan pemilihan anggota BPD Desa Helvetia, Kepala Desa Helvetia, Agus Sailin mengatakan bahwa proses penyaringan calon anggota BPD periode 2020-2026 tersebut sudah dilakukan sejak sebulan lalu. Dijelaskannya bahwa tata cara pelaksaan pemilihan calon anggota BPD periode 2020 – 2026 akan dilakukan dengan sistem pemilihan langsung.

Dimana para calon tersebut akan dipilih oleh 146 orang yang mewakili masyarakat di Desa Helvetia. Selain itu, Agus pun menyatakan bahwa proses pemilihan anggota BPD periode 2020 – 2026 yang akan dilaksanakan akan menerapkan sistem Social/Physical Distancing (menjaga jarak) sesuai dengan imbaun dari Pemerintah Pusat.

“Jadi nanti, mereka yang milih akan masuk dan memilih. Setelah milih calonnya, langsung keluar aula si pemilih itu. Jadi satu-satu yang milih itu nanti datangnya. Yang penting gak ramai-ramai berkerumun,” sebut Agus.

Ditanya soal izin dari pihak Polsek setepat, Agus pun terlihat sedikit bingung menjawab hal tersebut. Dikatakannya bahwa hal tersebut sudah diserahkannya kepada pihak panitia penyelenggara.

“Kalau itu, ada nanti dari mereka yang akan mengawasi disini. Jadi, panitia lah itu nanti yang mengaturnya,” ucap Agus seraya mengatakan bahwa sistem pemilihan nantinya akan dibagi 2 waktu antara pemilih perempuan dan pemilih laki-laki. Dimana untuk pemilih perempuan akan dilaksanakan mulai pukul 08.30 – 10.00 wib, dan pemilih laki-laki akan dilakukan pada pukul 10.00 wib – selesai.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari yang dikonfirmasi terkait izin pelaksanaan pemilihan anggota BPD Desa Helvetia periode 2020 – 2026 mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait pelaksaan kegiatan tersebut.

“Untuk izinnya itu belum ada, izin ke Polres juga belum ada. Dan saya juga sudah sampaikan ke camat untuk mengundurkan pelaksaannya. Tapi gitu pun coba konfirmasi lagilah ke Camat, karena kita Muspika ini juga kan harus saling mendukung satu sama lain. Terlebih saat ini jugakan kondisi darurat kita,” sebut Edy yang dihubungi via seluler.

Sementara itu, Camat Labuhan Deli, Safi’i Sihombing yang dikonfirmasi soal pelaksaaan pemilihan anggota BPD Desa Helvetia periode 2020 – 2026 mengakui bahwa secara aturan memang belum boleh. Namun demikian, jelasnya, dalam maklumat yang dikeluarkan Kapolri pada Point C, terpaksa harus dilakukan.

“Terpaksa dibuat seperti itu, terpaksa,” kata Safi’i.

Lebih jauh Safi’i pun menjelaskan alasannya mengatakan terpaksa, dikarenakan masa jabatan BPD se-Kecamatan Labuhan Deli akan berakhir pada tanggal 8 April 2020. Dan jika hal ini tidak dilaksanakan segera, maka pihak Desa tidak bisa mengeluarkan anggaran untuk penanganan covid-19 yang diatur dalam Perdes baru yang akan dibuat pihak Pemerintahan Desa.

“Kalau besok tidak kita buat, kita kan belum menetapkan Perdes tentang anggaran penanganan covid-19. Jadi itu juga kaitannya,” ungkap Safi’i seraya menyebutkan selain Desa Helvetia, Desa Manunggal juga akan melaksanakan hal serupa.

Dikatakan padanya bahwa pemerintah pusat sendiri juga sudah menunda pelaksanaan Pilkada 2020 dikarenakan keluarnya aturan PSBB, sehingga masa jabatan Kepala Daerah yang melaksanakan Pilkada di perpanjang dengan catatan kondisi darurat.

Menyikapi hal itu, Safi’i menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pemilihan calon anggota BPD tersebut, tidak semua masyarakat yang akan datang untuk memilih, melainkan diwakilkan beberapa orang dari masing-masing dusun.

“Pemilihan ini, tidak semua penduduk datang. Perwakilan saja ini,” terangnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: