Search
Sabtu 6 Juni 2020
  • :
  • :

Akhyar Pantau Perkembangan ODP & PDP

Starberita – Medan, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan, Akhyar Nasution, Rabu (1/4/2020) meninjau sekaligus memantau perkembangan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang ada di Kota Medan di posko Covid-19 di Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan, Jalan Rotan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah.

Data ODP yang telah dihimpun per 31 Maret dari laporan per Kecamatan berjumlah 610 orang  dan data PDP mencapai 75 orang. “Setiap hari kita melihat ada penambahan baik ODP dan PDP, saya harap ini tidak melemahkan kita namun semakin waspada untuk menjaga diri dan keluarga,” ucapnya.

Akhyar menjelaskan, Pemko Medan juga telah membuat posko pemantauan, yang juga dapat difungsikan sebagai tempat pelayanan pengaduan bagi masyarakat terkait pencegahan Covid-19.

Akhyar menginginkan peran posko terus dioptimalkan, terutama memantau kesehatan warga di masing-masing kecamatan atau bahkan hingga ke kelurahan.

“Dengan adanya posko pemantauan ini, maka masyarakat dipermudah dalam mendapatkan penanganan serta informasi terkait Covid-19. Maka dari itu, posko ini harus berjalan dengan optimal dengan terus memantau kesehatan warga Kota Medan,” jelas Akhyar.

Akhyar juga meminta Dinas Kesehatan agar menganalisis penyebab seseorang dapat terpapar wabah virus corona (Covid-19), sehingga sebagai garda terdepan dapat mengambil langkah yang efektif untuk melakukan upaya dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Selaku garda terdepan, Dinkes harus membuat analisis penyebab kenapa seseorang dapat terpapar virus corona, perhatikan juga riwayat perjalanannya apakah pernah melakukan perjalan ke tempat epicentrum corona, sehingga kita dapat mengambil langkah yang efektif untuk memutus mata rantai Covid-19,” pinta Akhyar.

Kepada masyarakat, Akhyar, mengimbau untuk tetap mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah untuk menghindari kerumunan dan tetap dirumah, menjaga jarak aman dengan orang lain atau social distancing dan melakukan pola hidup bersih dan sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi dan berimbang, mencuci tangan pakai sabun dan dengan air mengalir, meningkatkan imunitas tubuh dan lain sebagainya.

“Bagi warga yang tepapar virus corona harus istirahat di rumah hingga sembuh, dengan begitu saja ia dapat membantu memutus rantai penyebaran dengan tidak menularkan ke orang lain. Jadi, bagi warga yang sehat tetap sehat tidak tertular dan warga yang tepapar dapat sembuh dan tidak menularkan ke orang lain,” tegas Akhyar. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: