Search
Minggu 12 Juli 2020
  • :
  • :

Ruang Isolasi RS GL Tobing Sudah Sesuai Standart

Starberita – Medan, Koordinator Medis dan Paramedis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Restuti Hidayani Saragih menegaskan Ruang Isolasi RS GL Tobing sudah sesuai standar perawatan pasien Covid-19. RS isolasi yang hanya diperuntukkan bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ini sudah beroperasi sejak, Sabtu (28/3/2020).
“Seluruh ruangan yang dibangun dan dioperasionalkan atau yang dialihfungsikan di RS GL Tobing merupakan ruangan isolasi bertekanan negatif yang sudah sesuai dengan standar perawatan infeksi Covid-19,” ujar Restuti Hidayani Saragih saat memberikan keterangan pers di Media Center Kantor Gubernur, Senin (30/3/2020).
Restuti juga menjelaskan beberapa kelengkapan alat yang sudah tersedia di RS GL Tobing, seperti alat rontgen foto, ventilator (alat bantu nafas), alat USG dan serta dilengkapi dengan obat-obatan yang memadai. Menurutnya, RS GL Tobing hanya diperuntukkan bagi pasien dan tenaga medis. Untuk pengamanannya, akan dikawal dan dijaga aparat TNI/Polri selama 24 jam.
“Lingkungan tersebut hanya diperuntukan untuk pasien yang dirawat dan petugas medis maupun petugas pendung yang berkepentingan,” jelasnya.
Namun, Restuti mengatakan bahwa bagi pasien PDP dengan keparahan berat agar tetap dirujuk ke RSUP Adam Malik. Sedangkan pasien yang dirujuk ke RS GL Tobing adalah pasien berstatus PDP dengan tingkat keparahan ringan dan sedang. Untuk kesiapan tenaga medis yang akan bertanggung jawab di RS GL Tobing, Restuti mengatakan sudah ada 106 dokter dan tenaga kesehatan yang berjaga.
“Saat ini telah disiapkam 106 orang dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas dalam jangka waktu satu minggu, dengan rincian 58 orang yang tinggal untuk berjaga. Kemudian ada sekitar 48 orang yang berjaga jika ada panggilan atau dibutuhkan,” terangnya.
Sebelum mengakhiri keterangan pers nya, Restuti mengucapkan terima kasih atas segenap dukungan yang telah diberikan.
“Saya mewakili Tim Gugus Tugas mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh organisasi profesi kesehatan baik organisasi dokter maupun organisasi tenaga kesehatan yang berada di Sumut yang telah amat kuat untuk berkolaborasi bersama kami. Saat ini profesi kita adalah pejuang paling depan dalam melewati masa darurat nasional ini,” tutupnya. (sbc-05)



Tinggalkan Balasan

error: