Search
Sabtu 6 Juni 2020
  • :
  • :

Penyediaan APD, Fraksi NasDem Ingatkan Gubsu Untuk Tidak Bergantung Dengan Pemerintah Pusat

 

Starberita – Medan, Fraksi Partai NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Provsu terhadap antisipasi dan mencegah penyebaran Virus Covid 19 (Corona) di Sumut.

“Kita sangat mengapresiasi langkah yang telah diambil Pemprovsu terhadap antisipasi dan pencegahan Corona, meskipun masih banyak sekali kekurangan dan perlu lebih gesit lagi. Karena rakyat Sumut ingin melihat kerja keras kita dalam penanganan virus ini,” kata Anggota Fraksi NasDem DPRD Sumut, Berkat Kurniawan Laoli kepada wartawan di Medan, Senin (30/3/2020) menyikapi laporan Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi pada rapat pimpinan DPRD Sumut, pimpinan lintas fraksi dan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) dengan Gubsu di Rumah Dinas Gubernur.

Pada rapat tersebut dalam laporannya, Gubsu memaparkan bahwa Pemprovsu sudah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan menyediakan APD baik yang berasal dari Pemerintah Pusat mau dari Dana Talangan Pemprovsu dan dari sumbangan masyarakat.

Kemudian, saat ini Pemprovsu telah mengaktifkan Rumah Sakit DL Tobing sebagai Rumah Sakit Khusus Pasien Covid 19. Selain itu, Gubsu mengharapkan dukungan DPRD Sumut dalam merasionalisasi beberapa mata anggaran sesuai dengan petunjuk dari Pemerintah Pusat, seperti Dana Perjalanan Dinas, belanja-belanja daerah yagn tidak mendesak, dan lain-lain.

Tidak hanya itu, dalam paparannya Gubsu bermasa OPD saat ini sedang mempersiapkan Draf Anggaran yang akan segera disampaikan kepada DPRD Sumut untuk dibahas dan disetujui.

Untuk itu, berdasarkan laporan Gubsu tersebut, Berkat Laoli menegaskan bahwa Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut mengingatkan Edy Rahmayadi untuk tidak terlalu bergantung kepada Pemerintah Pusat terhadap penanganan dan pengadaan alat pelindung diri (APD) yang diperuntukkan bagi rumah sakit rujukan dan petugas medis.

“Karena APBD Sumut dinilai masih bisa dan harus bisa dialokasikan sebesar-besarnya untuk pengadaan APD dan kelengkapan medis lainnya yang dibutuhkan masyarakat untuk masalah Corona ini. Jadi buat apa kita selalu bergantung pada Pemerintah Pusat,” cetusnya.

Tidak hanya itu, Berkat Laoli juga mendorong Pemprovsu untuk melakukan pengawasan harga-harga pangan dan bahan pokok yang ada dipasaran.

“Seperti berupaya melakukan stabilitas harga sembilan bahan pokok (Sembako), agar tetap tersedia dan bisa dibeli oleh masyarakat,” ujarnya.

Khusus di Kepulauan Nias, lanjut Berkat Laoli, Gubsu diminta agar menetapkan bekas Rumah Sakit Lukas yang berada di Kabupaten Nias Selatan untuk menjadi salah satu rumah sakit penanganan Covid 19 di Pulau Nias. Hal ini dikarenakan lokasinya yang terpisah dari pusat kota dan pemukiman warga.

Berkat juga berharap agar DPRD Sumut dan Tim dari Gubsu bisa bekerjasama dalam memberikan informasi kepada masyarakat yang akurat tanpa saling menyalahkan dan saling bahu-membahu membantu rakyat dengan informasi yang akurat.

“Kita juga mengusulkan agar sesering mungkin dilakukan pertemuan antara Pemprovsu dengan DPRD Sumut. Karena kedua lembaga ini adalah mitra yang saling membutuhkan satu dengan lainnya,” pintanya.

Berkat Laoli juga mengungkapkan bahwa ada rencana pemberian bantuan langsung tunai (BLT) dari Pemerintah Pusat kepada masyarakat. Untuk itu, diharapkan agar Pemprovsu juga dapat mengawal BLT ini agar tidak tumpang tindih.

“Kalau perlu APBD Sumut dialokasi juga untuk BLT ini. Karena disaat kondisi seperti ini, rakyat sangat membutuhkan bantuan tunai tersebut yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, mari sama-sama kita berjuang dan berdoa agar Virus Covid 19 ini segera selesai sehingga aktifitas kita kembali normal,” pungkasnya. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: