Search
Rabu 8 April 2020
  • :
  • :

Ketua DPRD Sumut Desak Gubsu Secepatnya Beli Masker dan Alat Pelindung Tenaga Medis

 

Starberita – Medan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mendesak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi secepatnya membeli masker, Hand Sanitizer maupun peralatan perlindungan para tenaga medis sebagai ujung tombak menghadapi Virus Covid 19 di provinsi ini, dengan menggunakan dana bencana tanggap darurat yang dialokasikan di APBD Sumut sebesar Rp18 miliar.

“Gubsu harus segera menggunakan dana bencana tanggap darurat itu untuk membeli masker dan Hand Sanitizer untuk dibagikan ke masyarakat, karena saat ini masyarakat sangat membutuhkannya dalam menghadapi bahaya virus corona tersebut,” kata Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting kepada wartawan melalui seluler di Medan, Rabu (25/3/2020).

Baskami juga menambahkan bahwa alat-alat pelindung berupa pakaian perlengkapan tenaga medis juga tidak kalah pentingnya untuk segera dibeli, guna menghindari terjangkitnya Virus Corona terhadap para dokter saat bertugas mengobati pasien terpapar virus Covid-19.

“Dari hasil laporan para tenaga medis ke lembaga legislatif, hampir semua rumah sakit rujukan yang menangani pasien Virus Corona di Sumut sangat kekurangan alat atau pakaian pelindung dokter ketika memeriksa pasien terpapar Virus Corona. Ini sangat mengkhawatirkan para tenaga medis,” tegas politis PDI Perjuangan ini.

Namun, lanjut Baskami, yang menjadi persoalan adalah bagaimana dokter bisa menangani pasien secara maksimal, jika dirinya tidak dilindungi dengan peralatan yang lengkap.

“Para dokter dan perawat juga tidak kebal dari serangan virus, segera lengkapi keselamatan diri mereka. Mereka juga manusia yang butuh perlindungan,” cetusnya.

Jika perlu, masih kata Baskami, para dokter dan perawat yang menangani pasien Virus Corona ini diasuransikan atau diberi insentif dari Pemprov Sumut, sebab merekalah ujung tombak dalam menghadapi virus berbahaya ini.

“Gunakan dana tanggap darurat Rp18 miliar tersebut, jangan kita simpan-simpan di Bank. Jika nantinya tidak mencukupi, bisa dialokasikan di P-APBD 2020. Kita di dewan siap mengalokasikannya,” pungkasnya tokoh pendiri ormas Pemuda Merga Silima (PMS) ini, seraya mengigatkan gubernur segera memasok kebutuhan masyarakat dan tenaga medis dari Jakarta. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: