Search
Rabu 15 Juli 2020
  • :
  • :

7 Hal Ini Jadi Penyebab Sakit Jantung pada Wanita

Starberita – Jakarta, Penyakit jantung masih menjadi gangguan kesehatan yang paling banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, namun lebih sering ditemukan pada wanita.

Salah satu alasan yang mendasari banyaknya penyakit jantung pada wanita adalah gejalanya yang cenderung sulit dideteksi. Selain karena alasan tersebut, ada pula kondisi lain yang bisa menjadi penyebab sakit jantung pada wanita.

Faktor Pemicu Penyakit Jantung pada Wanita

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab sakit jantung pada wanita:

·         Diabetes

Wanita dengan diabetes akan lebih mudah mengalami penyakit jantung dibandingkan dengan pria yang diabetes.

Parahnya, pasien diabetes juga akan mengalami perubahan sensasi dalam merasakan sakit. Jadi, penyakit jantung terjadi, pasien diabetes cenderung tidak akan menyadari gejalanya sehingga bisa berujung pada kondisi yang fatal.

·         Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada wanita. Di samping itu, wanita yang merokok juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit stroke dan kondisi berbahaya lainnya.

·         Kurangnya Aktivitas Fisik

Penelitian yang ada mengatakan bahwa wanita tidak lebih akktif secara fisik dibandingkan dengan pria. Padahal, kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko mayor untuk penyakit jantung.

·         Kesehatan Mental dan Depresi

Stres dan depresi lebih memengaruhi kesehatan jantung pada wanita dibandingkan dengan pria.

Selain itu, gangguan kesehatan mental tersebut juga membuat wanita lebih sulit untuk menjalani gaya hidup yang sehat ataupun mengikuti rekomendasi pengobatan yang ada.

·         Menopause

Rendahnya hormone estrogen setelah menopause akan meningkatkan risiko penyakit jantung pada wanita.

·         Komplikasi Kehamilan

Beberapa komplikasi kehamilan seperti diabetes dan tekanan darah tinggi bisa terus ‘menempel’ pada wanita meski dirinya telah melewati masa hamil. Kedua penyakit tersebut adalah cikal bakal terjadinyap penyakit jantung.

·         Riwayat Keluarga

Wanita yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit jantung, lebih mungkin untuk ‘mewariskan’ kondisi yang sama di kemudian hari.

Pencegahan Penyakit Jantung pada Wanita

Beberapa tips yang dapat dilakukan sebagai tindakan pencegahan penyakit jantung pada wanita, antara lain:

·         Berhenti Merokok

Menjadi seorang perokok tidak hanya mengancam kesehatan sendiri, namun juga bisa memperburuk kesehatan orang-orang yang berada di sekitar.

Bila Anda bukan perokok, pertahankan hal tersebut. Namun, bila Anda seorang perokok, mulailah berhenti merokok sekarang juga agar tidak mengalami penyakit jantung di kemudian hari.

·         Melakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur

Setiap orang tanpa terkecuali harus melakukan aktivitas fisik secara rutin dan teratur. Disarankan untuk melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari, sebanyak minimal 5 kali dalam seminggu.

Beberapa olahraga yang bisa djiadikan pilihan, misalnya berenang, berjalan kaki, bersepeda, atau jogging.

·         Menjaga Berat Badan Ideal

Menjaga berat badan agar ideal merupakan faktor yang penting agar terhindar dari penyakit jantung dan kondisi mengerikan lainnya.

Berat badan ideal dapat diukur dengan menggunakan indeks massa tubuh (IMT). Caranya, bandingkan berat badan (kilogram) dengan tinggi badan (meter kuadrat). Jika hasilnya lebih dari 25, berarti risiko Anda mengalami penyakit jantung tergolong tinggi.

·         Kelola Stres dengan Baik

Turunkan kadar stres di dalam diri dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan, seperti traveling, meditasi, yoga, atau hal positif lainnya. Dengan demikian, risiko Anda mengalami penyakit jantung bisa ikut diminimalkan.

Disamping yang telah disebutkan, ada juga hal lain yang perlu dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit jantung pada wanita.

Kenali ciri penyakit jantung pada wanita dan pencegahannya. Hal tersebut sebenarnya tak hanya berlaku untuk wanita, tapi juga pria. Karena pada dasarnya, penyakit jantung bisa menyerang wanita maupun pria di segala usia. (sbc-02/kdc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: