Search
Rabu 5 Agustus 2020
  • :
  • :

Cegah Corona, Aulia Imbau Warga Medan Labuhan Terapkan Pola Hidup Sehat

Starberita – Labuhan, Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Aulia Rachman, mengimbau sekaligus meminta masyarakat Kota Medan, khususnya Kecamatan Medan Labuhan untuk menerapkan pola hidup sehat guna mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

“Mari, kita terapkan hidup sehat. Jika sehabis berpergian, usahakan langsung mandi yang bersih mengunakan sabun anti septik,” kata Aulia Rachman ketika mensosialisasikan Perda Kota Medan No. 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan yang dilaksanakannya di Jalan Bom Lama, Lingkungan 24, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (22/3/2020).

Selain itu, kata Aulia, rajin mengkonsumsi ramuan tradisional, seperti jahe merah. “Ramuan ini sangat manjur untuk membangun anti body. Kalau imunitas tubuh kita kuat, maka virus tidak akan masuk,” ucapnya.

Karenanya, Aulia, meminta masyarakat tidak menganggap sepele kasus virus corona ini. Sebab, katanya, wabah virus corona terlalu gampang menyebar melalui kontak langsung atau interaksi sosial.

Saat ini, sebut politisi Partai Gerindra ini, Pemko Medan menampung anggaran sebesar Rp100 miliar untuk penanggulangan corona. Namun, katanya, belum diketahui secara pasti rincian alokasi anggaran sebesar itu.

“Pihak Kecamatan dan Kelurahan segeralah menyemprotkan cairan disinfektan seluruh rumah ibadah yang ada disini, sehingga masyarakat tenang menjalankan ibadah,” pintanya.

Terkait dengan persoalan persampahan, Aulia, mengakui armada pengangkut sampah masih kurang di setiap kecamatan. “Seharusnya, Camat mau mengimbau seluruh perusahaan yang ada di Medan Labuhan ini untuk mengeluarkan dana CSR buat pengadaan armada pengangkut sampah,” katanya.

Aulia juga mengakui, banyak sampah yang berasal dari masyarakat diluar lingkungan sekitar. Padahal, sebutnya, di dalam Perda yang terdiri dari XXVII Bab dan 37 Pasal itu jelas disebutkan tentang aturannya, baik reward maupun sanksi pidana.

Dalam Pasal 32, sambung Aulia, tertera aturan bagi setiap orang atau badan di Kota Medan dilarang membuang sampah sembarangan, menyelenggarakan pengelolaan sampah tanpa seizin Walikota dan menimbun sampah atau pendauran ulang sampah yang berakibat kerusakan lingkungan.

Sedangkan Pasal 35, tambah Aulia, diatur soal ketentuan pidana, yakni setiap orang yang melanggar ketentuan dipidana kurungan 3 bulan atau denda Rp10 juta. Sedangkan untuk suatu badan yang melanggar ketentuan dipidana kurungan 6 bulan atau denda Rp50 juta.

“Meski sudah ada aturan dan sanksi pidana, namun masih ada saja orang atau badan yang melakukan pelanggaran Perda tersebut,” ujar legislator asal Dapil II ini meliputi Kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Belawan.

Dalam kesempatan itu, Aulia, mengaku kecewa dengan ketidakhadiran Camat. “Sebagai pelayan masyarakat, mereka harus hadir disini untuk melihat apa permasalahan yang dihadapi masyarakat. Perda tentang sampah ini akan membuat masyarakat lebih peduli dengan kebersihan, sehingga lingkungan mereka terbebas dari penyebaran virus Covid-19 ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, Yani, warga Lingkungan 24 mengeluhkan banyaknya sampah menumpuk di sekitar tempat tinggalnya. “Penanganan tumpukan sampah di tempat kami tidak maksimal, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap,” kata Yani.

Pada kegiatan itu, Aulia Rachman, juga melakukan penyemperotan cairan disinfektan ke seluruh ruangan dan ambal Musholla Al Huda di daerah itu. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: