Search
Jumat 5 Juni 2020
  • :
  • :

Satpol PP Provsu Jaring Puluhan Siswa Berkeliaran di Tempat Umum

Starberita – Medan, Guna menindak lanjuti intruksi Gubsu yang mengimbau agar para siswa belajar dirumah, Satpol PP Provsu pun melakukan razia kepada para siswa yang berkeliaran di tempat umum.

Razia siswa pelajar tersebut pun dilakukan di seputaran wilayah Kota Medan dan juga Deliserdang sejak Rabu (18/3/2020) sampai hari ini, Kamis (19/3/2020). Kepala Satpol PP Sumut, Suriadi Bahar melalui Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Perundang-undangan, Robert menyebutkan, dalam razia yang dilakukan dihari pertama, Rabu (18/3/2020), pihaknya menemukan sekitar 60-an pelajar dari sejumlah tempat.

“Rinciannya itu, 8 orang pelajar SMK Farmasi APIPSU Medan kita temukan di warung nasi Jl. Prof H.M Yamin Medan, 7 Pelajar MAN 2 Medan kita temukan di warnet Jl. Wiliam Iskandar Medan, 6 Pelajar SMA 15 Medan kita temukan sedang berada di Jl. Bunga Raya Kec. Medan Sunggal, 7 pelajar SMK Grafika kita temukan di Jl. Setia Budi Medan, 5. Ditemukan  SMA 7 di lokasi Jl.Karya Asrama arhanud Medan, 8 pelajar SMA 7 Medan kita temukan berada di Jl. STM Kampung Baru, 5 pelajar SMK Farmasi APIPSU Medan kita temukan berada di Warung Bakso, 5 pelajar SMA Sutomo Medan kita temukan di Center Point Plaza Medan, 2 pelajar MTS II Medan kita temukan juga di Center Point Plaza Medan, dan 20 pelajar kita temukan sedang bermain bilyard di salah satu cafe di Jl. H.M joni,” jelas Robert

Kemudian dalam razia yang dilakukan hari ini, Kamis (19/3/2020), tambah Robert, pihaknya kembali menemukan puluhan siswa yang mengenakan pakaian rumah di sejumlah Warnet di kawasan Helvetia. Selain itu, petugas Satpol PP Provsu juga menghimbau para siswa yang selesai melaksanakan UNBK dan melakukan aksi ‘corat-coret’ baju sekolah agar segera membubarkan diri dari kerumunan dan segera pulang ke rumah karena dinilai telah mengganggu ketertiban umum.

Selain merazia siswa, dalam operasi di hari kedua, pihak Satpol PP Provsu juga melakukan sosialisasi dan Himbauan kepada pihak UPT Taman Budaya Pemprovsu dan UPT Museum Negeri Pemprovsu agar untuk sementara waktu tidak melakukan aktifitas yang sifatnya mengumpulkan orang dalam jumlah besar.

“Bahkan dalam operasi kita hari ini, kita juga dapat informasi dari salah satu Guru SMK Dwiwarna Medan yang berada di Jl. Gedung Arca, yang meminta kami untuk membubarkan para siswa yang sedang berkerumundan dan tidak mau pulang selesai melaksanakan ujian,” terang Robert.

Lebih lanjut Robert mengatakan, kegiatan tersebut akan terus mereka lakukan selama 14 hari kerja sebagai tindak lanjut atas intruksi Gubsu yang meliburkan para siswa agar seyogianya belajar selama 14 hari dirumah, bukan pergi ketempat-tempat keramaian. Baik dengan menggunakan pakaian sekolah maupun pakaian rumah. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: