Search
Rabu 15 Juli 2020
  • :
  • :

Gubsu : Berbahaya, Tambang Ilegal di Madina Akan ditutup

Starberita – Madina, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi akan menutup semua tambang emas ilegal yang menggunakan alat tradisonal dan merkuri yang berada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina)

Hal tersebut disampaikan Edy Rahmayadi saat membuka acara Pra-Musrenbang wilayah Pantai Barat 2020 yang meliputi Kabupateng Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Sibolga, Paluta, Palas, Pemko Padangsidimpuan, Madina, di Gedung Serbaguna, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Kamis (20/2/2020).

Gubsu Bercerita pernah didatangi orang Finlandia, untuk menyampaikan bahwa merukuri sampai kapanpun tidak akan bisa hilang, dia berada di dasar air, dia berada di tanaman dia berada di udara. Dan waktu itu saya bilang, tolong bantu saya, orang filandia itu mengatakan bisa di bantu kalau tambang ilegal itu sudah di hentikan. Kalau itu di bantu di bersihkan, habis iti di lakukan lagi percuma saja.

“Saya akan hentikan itu aktifitas tambang emas ilegal yang sangat berbahaya itu. Tapi sebelumnya wilayah tambang ilegal ini akan saya kembalikan seperti fungsinya ya pak bupati. Ini katanya penambang emas ilegal ini semua orang-orang kecil, saya tidak percaya orang kecil bisa buat seperti ini, ada alat berat”.sambung mantan pangkostrad tersebut

Siapa nanti masyarakat yang berternak di kasih ternak, siapa yang berkebun saya kasih perlatan untuk berkebun, mau bertani saya kasih alat tani, tapi habis itu mohon maaf pak kapolres saya hentikan itu, karena itu wewenang saya sebagai Gubernur,”ujarnya

Katanya kalau tambang ini di tutup oleh Gubernur Sumut siap-siap untuk di bully masyarakat. Edy Rahmayadi mengatakan sudah siap untuk di bully. “silahkan bully saya, marahin saya insa allah saya iklas menjalani ini, demi allah ini semua saya lakukan demi untuk rakyat yang kita sayangi ini,” ungkapnya.

Dan beliau juga menjelaskan, setelah saya katakan itu di tutup, orang-orang yang bergantung hidup disana akan hidup susah. Tidak, karena sudah saya perintahkan kepala Dinas Pertanian dan Dinas peternakan saya, kalau di butuh kolam ikan kita bikinkan kolam ikan, ternak ayam, ternak sapi, ternak sapi jangan nanti bantuan itu di serahkan terus di tetap menambang, itu nanti tugasnya Kapolres.

“Disini saya mohon agar kita sama-sama untuk mengatasi tambang emas ilegal ini, karena dampak dari tambang ilegal ini nantinya adalah anak cucu kita nanti. Sebab kita sudah melihat sejak tahun 2018 sampai 2019 sudah ada 12 anak yang terlahir dengan kondisi yang tidak wajar,”pungkasnya. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan

error: