Search
Sabtu 4 April 2020
  • :
  • :

Serangan Jantung di Usia Muda, Ini Cara Deteksi Awal

Starberita – Jakarta, Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka dengan kabar wafatnya aktor Ashraf Sinclair. Suami Bunga Citra Lestari (BCL) itu meninggal dunia akibat serangan jantung di usia 40 tahun.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2018 menunjukkan prevalensi penyakit jantung berdasarkan diagnosis dokter di Indonesia yaitu sebesar 1,5 persen dari total penduduk. Data juga menunjukkan bahwa masyarakat kota cenderung lebih banyak terserang penyakit jantung dengan prevalensi 1,6 persen dibandingkan penduduk perdesaan yang hanya 1,3 persen.

Menurut Dokter Spesialis Jantung Paru, dr. Vito Damay Sp.JP, penyebab tingginya angka penyakit jantung, terlebih pada usia muda, akibat jumlah perokok usia muda yang meningkat. Selain itu, banyak orang menganggap sepele untuk melakukan medical check up.

“Dan usia muda saat ini orang malas check up. (Faktor lain) Diabetes usia muda, kan ada faktor genetika atau keturunan, tapi karena enggak pernah periksa check up jadi enggak tahu kalau ada sakit itu. Diabetes risiko tinggi serangan jantung,” ujarnya.

Dokter Vito menegaskan, peran skrining dan evaluasi penyakit metabolik seperti hipertensi dan diabetes dan kolesterol tinggi sebaiknya dilakukan. Menurut Riset Kesehatan Dasar Indonesia 2018, hipertensi contohnya saat ini diidap oleh 34.1 persen masyarakat Indonesia.

“Padahal skriningnya bisa dilakukan di level puskemas. Kesadaran masyarakat perlu dilatih dan diedukasi,” tegasnya.

Skrining obesitas dan program berat badan ideal, menurut dokter Vito juga perlu dilakukan dan digalakkan, di mana Riskesdas 2018 menemukan 21.8 persen rakyat Indonesia obesitas.

“Obesitas ini adalah penyakit, yang meningkatkan risiko penyakit metabolik lainnya seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan hipertensi serta tentunya meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah serta kanker,” paparnya.

Ia melanjutkan, selain check up secara umum, sebaiknya juga dilakukan check up secara khusus pada masyarakat dengan riwayat tertentu misalnya riwayat penyakit jantung, stroke, penyakit pencernaan, dan kanker. Jika memang ada indikasi tertentu, pemeriksaan khusus seperti CT scan, endoskopi, dan deteksi kanker perlu dilakukan. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: