Search
Rabu 3 Juni 2020
  • :
  • :

Mulia Nasution Minta Pemko Medan Buat Tanda Larangan Merokok

Starberita – Medan, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Mulia Syahputra Nasution, Untuk itu, meminta Pemko Medan membuat tanda-tanda larangan merokok di lokasi yang tidak dibenarkan merokok, seiring telah diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 3 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Ini penting, agar masyarakat tahu dan mau mematuhi Perda itu,” kata Mulia S Nasution ketika mensosialisasikan Perda Kota Medan tentang KTR pada sosialisasi ke 2 tahun 2020 yang dilaksanakannya di Jalan Sei Ular Baru, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (16/2/2020).

Memang, kata Mulia, ada beberapa tempat yang dipasang tanda laranga merokok, namun belum di semua tempat yang menjadi wilayah dilarangnya merokok sebagaimana yang tertuang dalam Perda.

Didalam Perda, sebut anggota Komisi I ini, dijelaskan regulasi dan sanksi bagi yang melanggarnya. Bagi peroranga yang melakukan pelanggaran dikenakan kurungan paling lama 3 hari atau pidana denda paling banyak Rp50.000.

Sementara bagi seseorang atau badan yang mempromosikan, mengiklankan, menjual atau membeli rokok di kawasan tanpa rokok akan diancam pidana kurungan paling lama 7 hari atau pidana denda paling banyak Rp5 juta.

“Bagi setiap pengelola, pimpinan atau penanggung jawab KTR yang tidak melakukan pengawasan internal. Kemudian membiarkan orang merokok, tidak menyingkirkan asbak atau sejenisnya dan tidak memasang tanda-tanda dilarang merokok di area yang masuk KTR, diancam pidana kurungan 15 hari atau pidana denda paling banyak Rp10 juta,” terangnya.

Sebelumnya, Inong, warga Jalan Sei Bilah, Inong, mempertanyakan tempat-tempat yang diperbolehkan merokok. “Suami saya perokok aktif pak dewan. Kalau bisa di rumah ada juga aturan tak boleh merokok. Kasihan anak-anak saya, kalau melihat dampak dari rokok ini untuk kesehatan mereka,” katanya.

Sementara, Sander, warga Jalan Sei Serayu mempertanyakan langkah apa yang bakal ditempuh Pemko Medan jika ada warga yang memprotes kebijakan Pemko Medan tersebut.

“Kalau saya menyarankan, Pemko Medan tidak hanya menerbitkan Perda KTR, tetapi juga menerbitkan Perda Kawasan Tanpa Narkoba (KTN). Rokok dan narkoba sama-sama tak bagus untuk kesehatan,” timpal B Tanjung yang merupakan sesepuh warga di Jalan Sei Ular Baru. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: