Search
Kamis 9 April 2020
  • :
  • :

Ini Cara Mengatasi Hilang Ingatan bagi Penderita Stroke

Starberita – Jakarta, Stroke adalah salah satu penyebab kematian yang perlu diwaspadai. Untungnya, bila kerusakan saraf belum fatal, pasien dapat terhindar dari kelumpuhan, hilang ingatan, dan tetap bisa beraktivitas secara normal.

Namun, pada beberapa keadaan, dapat terjadi gangguan jangka panjang seperti gangguan ingatan. Bagaimana penanganan gangguan saraf pada penderita stroke?

Bagaimana Stroke Menyebabkan Hilang Ingatan?

Mekanisme stroke yang menyebabkan hilang ingatan tidak bisa dilepaskan dari proses terjadinya penyakit ini. Stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terhenti. Terdapat dua jenis stroke yang perlu Anda ketahui.

·         Stroke Iskemik

Terjadi ketika pembuluh darah otak mengalami sumbatan. Gumpalan darah dapat terbentuk di pembuluh darah otak. Bahkan, juga dapat terbentuk di pembuluh darah tempat lain.

Namun, terlepas dan kemudian menyumbat pembuluh darah di otak. Akhirnya, gumpalan ini menghambat aliran darah ke sel-sel otak.

·         Stroke Hemoragik 

Penyakit ini terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah. Hal ini akan menyebabkan darah merembes ke jaringan otak yang menyebabkan kerusakan sel-sel otak.

Penyebab paling umum dari stroke hemoragik adalah tekanan darah tinggi dan aneurisma otak (kelemahan atau ketipisan pada dinding pembuluh darah).

Apa pun tipe stroke yang dialami, otak akan mengalami kekurangan darah dan berbagai nutrisi yang diperlukan untuk kehidupan sel saraf otak. Kekurangan nutrisi inilah yang menyebabkan kematian sel saraf otak.

Kehilangan ingatan setelah stroke biasanya terjadi akibat dari kematian sel-sel saraf di otak. Dalam beberapa keadaan, hilang ingatan terjadi sangat parah sehingga mengganggu fungsi normal sehari-hari. Hal ini yang disebut demensia.

Menurut tulisan dalam Journal of Vascular and Interventional Neurology, penderita demensia dapat mengalami kesulitan mempelajari hal-hal baru atau mengingat nama.

Mereka juga dapat tersesat di tempat yang seharusnya cukup akrab dan familiar dalam kehidupan sehari-harinya.

Demensia vaskular adalah jenis demensia yang terjadi setelah stroke. Tidak ada penyebab lain yang dapat ditemukan. Inilah gangguan ingatan yang disebabkan oleh kerusakan saraf pada otak akibat stroke.

Kondisi seperti usia tua, masalah ingatan sebelumnya, riwayat stroke, atau daerah otak yang mengalami kerusakan memengaruhi tingkat keparahan hilang ingatan setelah stroke.

Setiap bagian otak mengontrol hal yang berbeda. Karena itu, stroke di satu sisi otak akan menyebabkan masalah yang berbeda dengan stroke di sisi yang lain. Ini membuat kondisi kehilangan ingatan tidak akan sama bagi setiap pasien stroke.

Cara Mengatasi Hilang Ingatan akibat Stroke

Sampai saat ini, tidak ada perawatan medis khusus untuk membantu mengembalikan memori yang hilang setelah stroke. Seseorang dengan gangguan ingatan karena stroke perlu mendapatkan terapi untuk faktor risiko stroke tertentu.

Misalnya, diabetes, tekanan darah tinggi, dan gangguan kolesterol. Walaupun belum ada obat khusus untuk gangguan ingatan karena stroke, rehabilitasi dapat dilakukan untuk membantu mengembalikan ingatan.

Rehabilitasi yang sukses tergantung pada beberapa hal, seperti keparahan kerusakan saraf otak yang terjadi, kerjasama perawat pasien dengan tim medis, dan waktu dimulainya rehabilitasi.

Semakin awal dimulai, semakin besar kemungkinan kemampuan dan ingatan untuk bisa kembali. Tujuan rehabilitasi adalah untuk memungkinkan seseorang yang telah mengalami stroke agar dapat mencapai tingkat kemandirian dan produktivitas semaksimal mungkin.

Penderita stroke seringkali memiliki kebutuhan rehabilitasi yang kompleks. Kondisi ini membuat kemajuan dan pemulihannya dapat berbeda antar pasien.

Meskipun sebagian besar kemampuan fungsional dapat dipulihkan segera setelah stroke, tapi pemulihan adalah proses yang berkelanjutan dan bersifat jangka panjang.

Selain rehabilitasi, terdapat beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan ingatan penderita stroke, seperti berikut ini.

  • Bentuklah sebuah kebiasaan rutin dengan melakukan tugas-tugas tertentu pada waktu yang sama setiap hari.
  • Susunlah langkah-langkah sederhana sebagai panduan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
  • Biasakan selalu menyimpan barang-barang di tempat yang sama agar mudah dilihat atau ditemukan.
  • Catat apa yang perlu dilakukan atau daftar pekerjaan yang perlu diselesaikan.
  • Ulangi informasi seperti tanggal dan arah berulang kali agar lebih teringat.

Langkah-langkah diatas dapat dilakukan untuk membantu penderita stroke yang hilang ingatan. Dengan melakukan cara dan kebiasaan tersebut, diharapkan ingatan penderita stroke dapat dipertahankan, atau bahkan mengalami perbaikan. )sbc-02/kdc)

 




Tinggalkan Balasan

error: