Search
Sabtu 4 April 2020
  • :
  • :

Perencanaan Pembangunan Harus Perhatikan Revolusi Industri 4.0

Starberita – Medan, Penyusunan perencanaan pembangunan daerah harus mempertimbangkan perkembangan revolusi industri 4.0 seperti para pelaku startup.

Sehingga program pembangunan dapat direalisasikan sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sekdaprovsu, R. Sabrina saat membuka Rapat Kordinasi (Rakor) Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumut Bidang Ekonomi, Kemaritiman dan Sumber Daya Alam (SDA) di Hotel Grand Antares Medan, Rabu (12/2/2020).

“Kita harus memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan teknologi, seperti sekarang ini revolusi industri 4.0 harus kita ikuti juga. Bagaimana pemanfaatan ekonomi digital, buat banyak pelatihan. Kita mungkin tidak perlu punya modal untuk buat toko dengan adanya toko online. Dengan penjualan sistem online ini bisa mereka jualan nantinya dan mengembangkan usahanya,” ujar Sabrina.

Selain itu, menurut Sabrina, penyusunan perencanaan juga harus berdasarkan potensi yang ada di daerah. Sehingga dapat mengakomodir dan memanfaatkan seluruh potensi yang ada di daerah untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Diharapkan masyarakat memiliki kemampuan secara mandiri untuk memanfaatkan potensi daerah dalam memenuhi kebutuhan hidupnya secara berimbang, memiliki daya tahan terhadap pengaruh luar dan mampu meningkatkan kualitas kehidupan yang layak secara berkelanjutan dengan tingkat kesenjangan yang semakin menurun atau mengecil. Kegiatan ini pun diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan rencana kerja pemerintah daerah,” kata Sabrina.

Sabrina juga mengapresiasi pelaksanaan Rakor Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah tersebut. Menurutnya, hal ini penting dalam upaya percepatan pembangunan untuk mewujudkan Sumut yang maju, aman dan bermartabat sebagaimana visi dan misi Pemprovsu saat ini.

Kasubbid Keuangan, Investasi, dan Aset Bappeda Sumut, Rahmad Ziadi menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi masukan dari berbagai pihak untuk perencanaan pembangunan khususnya pada bidang Ekonomi, Kemaritiman dan SDA. Rapat ini juga bertujuan untuk mendapatkan dukungan antar lintas sektor, mengidentifikasi kesiapan rancangan program pembangunan di Sumut.

“Pesertanya adalah instansi vertikal yang merupakan perpanjangan tangan kementerian dan lembaga yang ada di Sumut, organisasi perangkat daerah di bawah naungan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumut bidang perencana ekonomi, kemaritiman dan sumber daya alam,” ujarnya. (scb-05)




Tinggalkan Balasan

error: