Search
Rabu 1 April 2020
  • :
  • :

DPRD Sumut Akan Usulkan Dokter Jangan Praktik di Banyak Rumah Sakit

Starberita – Medan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar melakukan evaluasi secara nasional terhadap uji kompetensi dokter dan tidak melakukan praktik di banyak rumah sakit dalam waktu bersamaan.
Hal ini akan dilakukan terkait adanya dokter muda yang tidak lulus saat uji kompetensi Dokter sebagai syarat kelulusan untuk memperoleh ijazah dari perguruan tinggi tempatnya belajar. Meskipun telah berulang kali mengikutinya.
Selain itu, maraknya anggapan masyarakat terhadap dokter muda ketika memeriksa pasien melihat ‘Google’ yang akhirnya bisa membawa dampak miris terhadap kualitas dokter.
“Komisi E DPRD Sumut, akan mengusulkan kepada Dikti dan Kementerian Kesehatan untuk mengevakuasi secara menyeluruh agar semuanya tidak dirugikan dan masyarakat mendapatkan dokter-dokter berkualitas untuk pelayanan kesehatan,” kata Ketua Komisi E DPRD Sumut, Dimas Triadji S.Kom didampingi Anggota Komisi E dr Poaradda Nababan usai menerima Audensi Pergerakan Dokter Muda Indonesia (PDMI) di Gedung Dewan, Selasa (11/2/2020).
Dimas menjelaskan bahwa sangat perlu dilakukan evaluasi dan peninjauan terhadap peraturan yang tidak popular dalam hal dokter muda mendapatkan ijazah setelah selesai menjalani pendidikannya tersebut.
“Bahkan juga agar dapat dihindari praktik biaya tinggi bagi pihak-pihak yang menjalankan program uji kompetensi dokter tersebut,” ujar politisi partai NasDem Sumut tersebut.
Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD Sumut, dr Poaradda menjelaskan agar dalam menjalankan tugasnya, para dokter tidak melakukan banyak praktik pelayanan kesehatan di banyak rumah sakit.
“Hal ini dilakukan agar kualitas pelayanan yang diberikan setara dengan dokter-dokter yang ada diluar negeri. Untuk itu, kita juga mengusulkan agar Pemerintah Pusat membuat aturan larangan bagi para dokter agar jangan banyak praktik di banyak tempat,” tegasnya.
Poaradda juga mengungkapkan bahwa usulannya ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Sumut, baik yang diberikan oleh rumah sakit maupun dokter itu sendiri.
“Kita tidak ingin masyarakat terus mengeluhkan kualitas pelayanan kesehatan baik rumah sakit maupun dokter yang dianggap tidak maksimal. Padahal kualitas pelayanan dokter seperti itu karena sistim yang tidak teruji dan ketikdafokusan dokter menangani suatu pasien diakibatkan para dokter praktik di banyak rumah sakit,” tandasnya. (sbc-03)



Tinggalkan Balasan

error: