Search
Jumat 10 April 2020
  • :
  • :

KPK Jangan ‘Tebang Pilih’ Selesaikan Dugaan Kasus 14 Mantan Dewan Sumut

Starberita – Medan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta agar dapat bekerja profesional dalam penanganan proses hukum terhadap 14 nama tersangka baru Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014.
“Kita berharap KPK mampu bekerja profesional, jangan mau dipengaruhi  intervensi yang datang dari berbagai kelompok atau kekuatan tertentu, yang penangan dugaan korupsi terhadap 14 tersangka ini ‘jalan ditempat atau ‘tebang pilih’, kata Praktisi Hukum Eka Putra Zakran kepada wartawan di Medan, Senin (10/2/2020).
Dijelaskan Eka Putra, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang bertanya terhadap ‘sepak terjang’ KPK, apakah lembaga anti rasua tersebut masih lembaga hukum ektraordinary atau tidak.
“Terlebih setelah Undang-Undang KPK di revisi, dan didalam UU tersebut ada Dewan Pengawas. Namun pada prinsipnya sebagai masyarakat, kita tetap menghormati semua proses dan mekanisme hukum yang berlaku. Termasuk hak-hak para tersangka yakni asas praduga tak bersalah (Presumtion of Innoccence) yang artinya tidak ada pemidaan sebelum ada suatu keputusan yang tetap dari pengadilan,” terangnya.
Maka dari itu, lanjut Eka, hal penting dalam hal ini adalah penetapan 14 tersangka harus telah memenuhi unsur dan bukti permulaan yang cukup, agar proses hukum yang baik dan benar bisa dijalankan.
Eka Putra yang merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini juga menambahkan bahwa jangan persoalan ini dikaitakan pada perasaan akan tetapi harus ikhtiar penegakkan hukum agar tegak dan berkeadilan supaya tuntas.
“Kita berharap KPK tetap tida ‘tebang pilih’ dalam menyelesaikan dugaan korupsi di Sumut,” pungkasnya. (sbc-03)



Tinggalkan Balasan

error: