Search
Sabtu 4 Juli 2020
  • :
  • :

Eksekutif Harus Berikan Surat Keterangan Sehat Babi

Starberita РMedan, Ketua Fraksi Partai NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dr Tuahman Franciscus Purba mendukung tanggal 10 Februari  merupakan Hari Kedaulatan Babi (HKB).
Hal ini ditegaskannya merunut pada aksi unjuk rasa ribuan Massa Save Babi di depan Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan yang menetapkan 10 Februari sebagai Hari Kedaulatan Babi.
“Hari ini 102 (tanggal 10 bulan 2), kita tetapkan sebagai Hari Kedaulatan Babi dan diminta kepada seluruh masyarakat¬† Batak untuk tidak lagi menyebut Babi dengan istilah B2,” kata Ketua Gerakan¬† Massa Save Babi, Boasa Simanjuntak.
Dengan adanya HKB, menurut Tuahman, dinas terkait yang ada di kabupaten/kota dan provinsi harus pro aktif dalam memperhatikan kesehatan dan memberikan vaksin terhadap terbaik ternak Babi yang dipelihara oleh masyarakat dan perusahaan.
Selain itu, lanjutnya, walikota dan bupati juga harus menyaring dan memberitahukan kepada masyarakat terhadap informasi hoax atau yang benar tentang wabah ternak babi, termasuk wabah baru jika ada nantinya.
“Karena perlu diketahui, Babi itu tidak bisa dimusnahkan. Namun kalau ada terjadi wabah seperti beberapa waktu lalu, dinas terkait dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota dan provinsi harus tanggap menanganinya,” ujar Tuahman kepada wartawan, Senin (10/2/2020).
Politisi Partai NasDem ini juga mendesak agar instansi terkait memberikan Surat Keterangan Babi Sehat secara gratis kepada para peternak supaya memberikan kepastian secara legalitas bahwa babi bisa dikonsumsi dengan aman oleh masyarakat dan pastinya menambah penghasilan bagi para pedagang.
“Tentunya pemberian Surat Keterangan Sehat Babi itu sudah melalui proses pemeriksaan secara intensif. Dan harus diingat, Surat Keterangan Sehat Babi ini nantinya jangan dijadikan sebagai ‘ajang’ oleh oknum-oknum dinas terkait. Harus benar-benar diberikan secara gratis,” tandasnya. (sbc-03)



Tinggalkan Balasan

error: