Search
Minggu 29 Maret 2020
  • :
  • :

DPRDSU: Tak Mampu Penuhi Kebutuhan Air Pelanggan, Copot Dirut Tirtanadi

 

Starberita- Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi didesak segera mencopot Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sumut Trisno Sumantri karena dinila tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat pelanggan di Kota Medan, sehingga masyarakat mengalami krisis air bersih.

 

“Kita melihat tidak ada keinginan kuat Dirut Tirtanadi, Trisno Sumantri memperbaiki dan meningkatkan pelayanan air bersih terhadap  pelanggan,” kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) dar Fraksi PDI Perjuagan, Dr Poaradda Nababan kepada wartawan diruang kerjanya Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, usai menerima pengaduan masyarakat Kecamatan Medan Tuntungan dan Medan Baru dan Medan Selayang, Selasa (4/2/2020).

 

Menurut Poaradda, krisis air ini sudah hampir dua bulan dialami masyarakat di ketiga kecamatan tersebut dan sudah berulang kali disampaikan ke Kantor Cabang PDAM Tirtanadi Padang Bulan agar kebutuhan air mereka dipenuhi. Tapi sampai saat ini masyarakat terus mengalami kekeringan air, dan terpaksa beli air kemasan untuk kebutuhan memasak, mandi dan mencuci.

 

Poaradda melihat, lemahnya pengelolaan air minum di daerah ini merupakan kegagalan Dirut PDAM mengawasi kantor cabangnya dalam melayani masyarakat, sehingga sejak dilantik menjadi Dirut, belum terlihat ada menyelesaikan  persoalan yang dikeluhkan pelanggan.

 

“Masalah pendistribusian air ke pelanggan ini tidak pernah ada solusinya. Kalau kita tanya, Tirtanadi selalu memberi alasan klasik, yakni belum tersedianya sumber-sumber air baru, sebab sumber air lama tidak lagi mencukupi kebutuhan masyarakat,” ketusnya.

 

Bahkan yang paling disesalkan masyarakat, tambahya, ketika pelanggan menyampaikan keluhannya terkait kerap putusnya aliran air ini, Tirtanadi malah menganjurkan untuk menggunakan pompa penghisap air.

 

“Pake pompa pun kalau air mati, tidak akan ada air,” berangnya menanggapi keluhan masyarakat Medan Tuntungan.

 

Berkaitan dengan itu, Poaradda juga mendesak Dirut PDAM Tirtanadi untuk segera mengevaluasi Kacab PDAM Tirtanadi Padang Bulan beserta Kepala Bagian Pemeliharaan Jaringan yang kelihatannya kurang tanggap terhadap keluhan masyarakat pelanggan.

 

“Jika Dirut Tirtanadi tidak mampu mengontrol bawahannya di Kantor Cabang sebagai ujung tombak memenuhi kebutuhan air pelanggan, sebaiknya Gubsu segera mencopot Dirut dari jabatannya,” tandas Poaradda.

 

Politisi vokal ini bahkan mengingatkan Gubernur Sumut, jika memang Pemprov Sumut tetap tidak mampu memenuhi kebutuhan air  pelanggan, sebaiknya PDAM Tirtanadi diserahkan pengelolaanya ke Pemko Medan. “Mungkin Pemko Medan bisa mengelolanya dengan baik,” pungkasnya. (sbc-03)

 




Tinggalkan Balasan

error: