Search
Rabu 1 April 2020
  • :
  • :

Virus Corona Paling Berbahaya bagi Lansia

Starberita – Jakarta, Hampir setengah dari 17 orang yang meninggal akibat virus korona Wuhan adalah pasien yang berusia 80 tahun atau lebih.

Pemerintah China mengatakan anak-anak juga terinfeksi virus korona Wuhan tetapi mereka tidak terlalu rentan terhadap virus itu. Sejauh ini lansia yang meninggal akibat virus korona Wuhan memang sudah memiliki masalah kesehatan seperti diabetes, arteri, koroner, dan penyakit parkinson.

Berdasarkan data kematian yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa orang termuda yang meninggal karena virus korona Wuhan berusia 48 tahun dan yang tertua 89 tahun.

Dari data itu tercatat, mereka yang meninggal terdiri dari 13 pria dan empat wanita yang berasal dari provinsi pusat Hubei, dan dirawat di rumah sakit di ibu kotanya, Wuhan, tempat wabah dimulai pada bulan Desember.

Pejabat di Beijing sangat berhati-hati dalam membuat pernyataan tentang asal-usul dan karakteristik penyakit ini, termasuk masa inkubasinya, dengan mengatakan penyelidikan lebih lanjut diperlukan.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok Gao Fu menyampaikan, “Masih ada kebutuhan untuk studi lebih lanjut tentang virus dari waktu ke waktu.”

“Adapun dampaknya pada orang muda, menurut epidemiologi saat ini dan apa yang kita ketahui sekarang, mereka benar-benar tidak rentan,” katanya pada konferensi pers belum lama ini.

ara pakar Cina mengatakan penularan dari manusia ke manusia telah berperan dalam wabah itu. Oleh karena itu Wuhan sekarang terisolasi.

Semua angkutan umum yang beroperasi antar kota telah berhenti pada hari kamis karena pihak berwenang mencoba untuk membatasi penyebaran virus tersebut.

WHO juga telah memonitor situasi ini dengan cermat dan telah mencatat bahwa lansia sangat berisiko.

“Banyak dari mereka yang meninggal memiliki penyakit sebelumnya termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, dan sudah tua,” kata Maria Van Kerkhove, Kepala Satuan Tugas Penyelidikan Wabah di Institut Pasteur’s Centre for Global Health.

“Berdasarkan pengalaman kami di masa lalu terkait penyakit pernapasan, usia lanjut dan penyakit yang diderita sebelumnya menjadi faktor risiko menimbulkan kematian,” katanya. (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: