Search
Rabu 15 Juli 2020
  • :
  • :

Tenggelam Akibat Bocor di Lambung, 3 ABK KM Wingston Belum Ditemukan

Starberita – Medan, Sebuah Kapal motor berjenis Pukat Apung tenggelam setelah mengalami kebocoran pada  lambung kapal. Menurut informasi, air yang masuk ke dalam kapal cukup deras sehingga membuat kapal cepat tenggelam dan para awak kapal melompat kelaut.

Kapal tersebut berpenumpang 11 orang yang merupakan 1 Nahkoda, 1 Kepala Kamar Mesin (KKM), 9 Anak Buah Kapal (ABK). Namun naas, 3 dari 9 ABK tidak ditemukan, sedang 8 orang awak kapal lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Humas SAR Medan, Hisar Turnip mengatakan, informasi tersebut pertama kali diterima Personil Rescuer Pos SAR Tanjung Balai dari Bapak Randa sebagai pemilik kapal pada Sabtu (25/1/2020) sekitar pukul 13.00 wib. Koordinator pos SAR Tanjung Balai, Sukro Adi,  kemudian meneruskan informasi tersebut kepada Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono selaku Search Mission Commander (SMC).

“Mendapati informasi tersebut, SMC langsung memerintahkan Personil Pos SAR Tanjung Balai untuk melakukan pencarian terhadap para awak kapal yg dinyatakan hilang dibawah pimpinan Koordinator pos SAR Tanjung Balai. Tidak hanya itu, Kapal SAR  RB 301 yang siaga di Pelabuhan TPI Tanjung Balai juga dikerahkan untuk membantu pencarian,” sebut Hisar seraya mengatakan, 30 menit setelah menerima informasi dan melakukan persiapan, tim langsung berangkat menuju lokasi kapal tenggelam dengan membawa peralatan water rescue.

Adapun nama-nama 11 Awak KM. WINGSTON yakni, Nasib Sitorus (Nahkoda Kapal), Samsul Bahri (KKM), Sinaga (ABK), Tison (ABK), Jon Siahaan (ABK) Erlan (ABK), Elci (ABK), Agus (ABK), Izal (ABK), Sitohang (ABK), dan Fajar (ABK). Sedangkan 3 diantaranya, yakni, Izal, Sitohang, dan Fajar, merupakan korban hilang dan masih dilakukan pencarian.

Sementara itu, Maruli salah seorang keluarga ABK yang belum ditemukan atas nama H. Sitohang. Maruli mengatakan bahwa peristiwa tenggelamnya Kapal Motor tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 wib pada Jumat (24/1/2020).

“Kejadiannya terjadi sekitar pukul 11 pada Jumat malam, semalam. Dan 3 diantara korban yang belum ditemukan itu, salah satunya anggota keluarga saya,” ungkap Maruli kepada Starberita.com, Sabtu (25/1/2020) sore, menginformasikan soal tenggelamnya Kapal Motor di Kuala Tanjung.

Terkait dengan peristiwa tenggelamnya Kapal Motor ini, Lebih jauh Maruli berharap agar pihak terkait bisa bergerak cepat dalam melakukan penyelamatan terhadap para Korban.

“Kita harap, pihak terkait seperti SAR dapat bergerak cepat untuk melakukan pencarian terhadap para korban,” singkat Maruli. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: