Search
Sabtu 4 April 2020
  • :
  • :

Akhyar Dukung BMKG Lakukan Micro Zonasi

Starberita – Medan, Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan, Akhyar Nasution, menyambut baik dan mendukung rencana Badan Meteorologi Klimatologi & Geofisika (BMKG) untuk melakukan micro zonasi atau survei wilayah rawan bencana terutama gempa bumi, sehingga dapat diketahui lokasi yang menjadi titik rawan bencana.

“Ini kabar baik dan tentu memberi input positif bagi pemerintah dalam menyikapi bencana yang mungkin terjadi di Kota Medan. Dengan begitu, kita dapat mengantisipasi sekaligus meminimalisir angka kerugian bahkan korban jiwa,” kata Akhyar Nasution ketika menerima audiensi Balai Besar MKG Wilayah I Medan di Rumah Dinas Walikota, Jalan Sudirman Medan, Rabu (22/1/2020) yang dipimpin Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan.

Apalagi nantinya, survei sekaligus pemetaan wilayah rawan bencana akan dilakukan di 200 titik di Kota Medan. Oleh karenanya, Akhyar, berharap survei dapat segera dilakukan. “Semoga survei ini memberi manfaat signifikan bagi kita semua khususnya pemerintah dalam memberi rasa  aman untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, mengatakan kegiatan survei ini dinamakan sebagai micro zonasi. Tujuannya untuk mengetahui daerah atau zona potensi bencana khususnya gempa bumi. Apalagi, Kota Medan menjadi pilot project pengerjaan survei dan pemetaan tersebut.

“Nantinya output dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui daerah mana saja di Kota Medan yang   sangat rawan terjadi bencana khususnya bencana gempa bumi. Inovasi ini menjadi tanggung jawab kami untuk membantu tugas pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya bencana,” bilang Edison.

Lebih jauh Edison mengaku, survei akan mulai dilalukan bulan Februari hingga Juli mendatang menggunakan peralatan yang memadai dan mumpuni dalam proses pelaksanaannya.

“Nantinya hasil survei yang kita lakukan akan kita bahas dalam sebuah seminar dan akan kita serahkan kepada Pemko Medan sebagai bahan dan pedoman dalam penanggulangan bencana,” pungkasnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: