Search
Jumat 10 April 2020
  • :
  • :

Moms, Cegah Anak Anda Kena Pneumonia dengan 2 Vaksin Ini

Starberita – Jakarta, Penyakit Pneumonia adalah infeksi pada satu atau kedua paru-paru. Di Indonesia, penyakit ini lebih familiar dengan sebutan paru-paru basah, kejadian ini terjadi karena adanya infeksi pada paru yang menyebabkan terbentuknya cairan di jaringan paru.

Kuman penyebab paru-paru basah pun bisa menular ke orang lain melalui bersin atau batuk. Anda juga bisa terkena penyakit jika menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi bakteri atau virus penyebab pneumonia.

Tetapi jangan khawatir, dilansir dari Kidshealth ada satu cara terbaik untuk mencegah penyakit ini dengan menjalani vaksinasi. Perlu diketahui, vaksin pneumonia pada anak-anak akan berbeda dengan vaksin untuk orang dewasa.

Vaksin PCV13

Dokter memberikan vaksin ini kepada anak-anak pada usia 2, 4, 6, dan 12 hingga 15 bulan. Orang dewasa yang membutuhkan vaksin ini hanya mendapatkan satu dosis.

Vaksin ini membantu melindungi terhadap 13 jenis bakteri pneumokokus, yang menyebabkan infeksi serius pada anak-anak dan orang dewasa. Vaksin ini juga dapat membantu mencegah infeksi telinga dan pneumonia yang disebabkan oleh 13 jenis bakteri pneumokokus tersebut.

Vaksin PPSV23

PPSV23 akan melindungi anak Anda dari 23 jenis bakteri. Vaksin ini tidak hanya mencegah infeksi pada anak yang diimunisasi, tetapi juga membantu menghentikan infeksi agar tidak menyebar ke orang lain.

Dokter memberikan satu dosis vaksin ini kepada orang yang membutuhkannya. Para ahli merekomendasikan satu atau dua dosis tambahan untuk orang dengan kondisi medis kronis tertentu.

Vaksin ini membantu melindungi dari infeksi serius yang disebabkan oleh 23 jenis bakteri pneumokokus. Anak-anak di bawah 2 tahun, dewasa di atas 65, dan orang-orang dengan kondisi medis tertentu berisiko tinggi terkena infeksi pneumokokus serius. Vaksin ini sangat efektif untuk mencegah penyakit parah, rawat inap, dan bahkan kematian.

Adanya pneumonia ini membuat Menkes Terawan mengeluarkan imbauan untuk membiasakan berperilaku hidup sehat, seperti cuci tangan sebelum makan, mengonsumsi makanan bergizi, makan buah dan sayur, serta melakukan aktivitas fisik setidaknya setengah jam setiap hari.

Menkes Terawan juga meminta agar masyarakat yang terkena pneumonia memakai masker agar tidak menularkan penyakit pneumonia ke orang lain. Jika sakit, segeralah ke fasilitas kesehatan untuk berobat.

Dari jumlah penderita pneumonia misterius 59 orang, 7 lainnya dinyatakan dalam kondisi serius, dua dikeluarkan dari perawatan dan sisanya stabil. (sbc-02/okz)

 




Tinggalkan Balasan

error: