Search
Rabu 3 Juni 2020
  • :
  • :

Pemkab, DPRD Karo Apresiasi Pemprovsu Tuntaskan Jalan Tembus Karo – Deliserdang

Starberita – Kabanjahe, Pemerintah dan DPRD Kabupaten Karo apresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) segera merampungkan jalan alternatif Deli Serdang – Karo via desa Rumah Liang, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu – desa Serdang Kecamatan Barusjahe.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH melalui Kepala Bappeda, Ir Nasib Sianturi, Rabu (8/12) menjawab andalas menjelaskan, Pemkab Karo mengapresiasi Pemprovsu untuk menuntaskan jalan alternatif Karo – Deliserdang.

Kesepakatan Pemerintah Ka­bupaten Deliserdang de­ng­an Kabupaten Karo mem­buka jalan tembus antar ka­bupaten ini, sejak lama dise­pakati. Wujudnya, masing-masing peme­rintahan memulai pem­bu­kaan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Wilayah Kabupaten Karo dimulai dari Desa Serdang dan Desa Pertumbuken, Kecama­tan Barus­jahe sudah dibuka sepanjang lebih kurang 6 km dengan lebar 12 m, pembukaan berhenti ketika terbentur kawasan hutan lindung, jelasnya.

Demikian juga seputaran wilayah Deliserdang dimulai dari Desa Rumah Liang (Liang Pematang), sudah membuka jalan masing-masing menuju kawasan hutan seba­gai pembatas kedua wilayah. Karena ini jalan antar kabupaten maka masuk link jalan provinsi, ujarnya.

Perlunya jalan tembus ini terwujud, mengingat arus lalu lintas jalur utama Medan-Berastagi sema­kin padat dan semakin kerap macet parah. Belum lagi sering terjadi kemacetan total akibat longsor, truk terbalik atau ru­sak dan sebagainya diperlu­kan jalan alternatif.

Justru itu, menindaklanjuti program TMMD Kodim 0205/TK yang dilaksa­nakan tahun 2018 dan di dilan­jutkan kegiatan karya bakti sampai batas kawasan hutan bersama pihak TNI, menggunakan APBD Karo, semuanya sudah rampung, jelasnya.

Rinciannya, melalui TMMD ke-101 tahun 2018 yang telah selesai dikerjakan oleh Kodim 0205/TK menelan biaya APBD Karo Rp 1,6 Miliyar dengan pengerjaan pembukaan jalan sepanjang 2.7 km lebar 12 m, sedangkan lanjutan pekerjaan diakhir tahun 2018 melalui APBD Karo dengan program Karya Bakti menelan biaya 1.5 Miliyar dengan peningkatan jalan sepanjang 2.5 km lebar 12 m,” ungkapnya.

“Sebenarnya jalan alternatif Kabupaten Karo – Deliserdang ini, sudah lama ada, dulu dikenal sebagai jalan “perlanja sira”. Sebagai jalur perdagangan ke dua daerah yang bertetangga,” kata Nasib Sianturi.

Bahkan bila jalan ini nantinya sudah tuntas, akan memperpendek waktu tempuh dari seputaran Kabupaten Karo menuju Bandara KNIA Deliserdang, sehingga bisa disimpulkan, jalan alternatif ini sangat strategis,” jelas Nasib Sianturi.

Hal yang sama dikatakan anggota DPRD Karo, Firman Firdaus Sitepu, SH. Menurutnya, jalan Karo – Deliserdang akan membuka simpul-simpul ekonomi baru di kedua daerah bertetangga yang berbatasan.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah-langkah yang akan diambil Pemprovsu, untuk menuntaskan jalan alternatif Karo – Deliserdang yang terbentur akibat kawasan hutan lindung.

Sepanjang untuk kepentingan rakyat, apalagi nanti setelah selesai dibangun, akan digunakan sejumlah kabupaten yang melintasi Karo, dengan sendirinya akan terbantu. “Tidak ada alasan Kementerian Kehutanan tidak mendukung demi kepentingan rakyat, sepanjang segala aturan dan regulasinya sudah dipenuhi,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) segera merampungkan/menuntaskan jalan alternatif Deli Serdang-Karo. Hal itu agar arus transportasi dan distribusi barang khususnya hasil pertanian dari kedua wilayah semakin lancar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal itu ditegaskan Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah usai rapat dengan Bupati Deli serdang Ashari Tambunan beserta OPD terkait di Perkebunan Talunkenas, Kabupaten Deli Serdang, Senin (6/1/2020).

Upaya untuk membuka jalan alternatif Kabupaten Karo – Deliserdang menghadapi beberapa kendala. Di antaranya jalan ini melintasi hutan lindung milik Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Karo. Walau begitu, Musa Rajekshah yakin pembukaan jalan ini bisa cepat terselesaikan karena untuk kepentingan masyarakat.

“Ada hutan lindung yang dilalui, jadi kita perlu mendapatkan izin untuk membuka jalan. Saya rasa, kendala ini bisa cepat terselesaikan karena ini untuk kepentingan masyarakat dan masih sama-sama pemerintah. Bila sudah mendapat izin, jalan ini akan segera kita buka,” terangnya. (sbc-05/drh) DPRD Kabupaten Karo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, jalan alternatif Deli Serdang – Karo, desa Rumah Liang, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu




Tinggalkan Balasan

error: