Search
Rabu 1 April 2020
  • :
  • :

Menag RI Apresiasi Kepedulian Gubsu Terhadap Pendidikan Madrasah di Sumut

Starberita – Medan, Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), Fachrul Razi mengapresiasi kepedulian Gubsu, Edy Rahmayadi terhadap pendidikan madrasah di Sumut, serta rencana relokasi Asrama Haji di dekat Bandara Kualanamu.

Hal itu disampaikan Menag, Fachrul Razi saat menghadiri Resepsi Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) RI ke-74 Tahun 2020 oleh Kanwil Kemenag Provinsi Sumut, di Gedung Madinatul Hujjaz Asrama Haji Medan, Sabtu (4/1/2020).

“Tadi disampaikan Bapak Gubernur beberapa hal tentang madrasah, pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang begitu peduli terhadap pendidikan madrasah di Sumut ini. Mudah-mudahan kepedulian dan bantuan Bapak Gubernur, madrasah ke depan akan maju,” ucapnya.

Peringatan HAB ke-74 tahun mengangkat tema ‘Umat Rukun Indonesia Maju’. Sesuai tema ini, kata Fachrul, salah satu kunci Indonesia bisa maju adalah mutlak harus didukung oleh kerukunan antar umat beragama. Menceritakan perjalannya ke Abu Dhabi dua minggu lalu, Fachrul mengatakan bertemu Pangeran Abu Dhabi Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan.

“Beliau bercerita Abu Dhabi punya objek wisata yang banyak. Kalau negara Bapak ingin maju, kuncinya negara rukun dan damai. Kalau tidak punya kerukunan agama yang baik, diragukan ada wisatawan yang mau datang, investor yang mau masuk,” tutur Fachrul menceritakan pesan Pangeran Abu Dhabi.

Fachrul kemudian memberikan pujian pula pada Sumut, salah satu provinsi yang masuk 10 besar dalam indeks kerukunan umat beragama.

“Artinya, kerukunan umat di Sumut ini sudah baik, dan mudah-mudahan bisa kita tingkatkan lagi terus menerus,” pesannya.

Sebelumnya, Gubsu, Edy Rahmayadi menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menag RI. Ia pun bersyukur bisa bersilaturahmi dan menyambut kunjungan resmi pertama Menag RI ke Medan setelah menjadi Menteri. Edy menginformasikan bahwa ada kurang lebih 45% anak-anak Sumut yang menempuh pendidikan di madrasah.

“Ada dua keuntungan belajar di madrasah ini, pelajaran umum dapat, untuk agamanya juga banyak dapat. Ini tentu hal yang sangat baik, tapi sayangnya masih banyak yang harus dievaluasi Pak, sekolah-sekolah madrasah kita, ruangannya hingga kesejahteraan guru-gurunya,” ujar Edy memberi perhatian pada sekolah madrasah di Sumut.

Kemudian, Edy menginformasikan bahwa telah disiapkan tanah sekitar 50 hektare lebih untuk pembangunan Islamic Centre di dekat Bandara Kualanamu. Dimana nantinya, akan dibangun miniatur Jedah, Mekah. Begitu pula, Asrama Haji akan dipindahkan ke sana. Aktivitas keberangkatan haji lebih terorganisir dan memudahkan mobilitas lantaran dekat dengan bandara.

Kakanwil Kemenag Sumut, Iwan Zulhami memberitahukan bahwa ada beberapa hal yang telah dilakukan Kemenag Sumut dalam rangka penguatan nilai-nilai kebangsaan. Yakni, melakukan penguatan dakwah di area perbatasan dengan penyelenggaraan kerja sama bersama Kanwil Kemenag Aceh, Riau, dan Sumbar.

“Membentuk Desa/Kelurahaan binaan kelompok kerja penyuluh di setiap Kabupaten/Kota, membentuk pondok tahfiz Quran di setiap madrasah, melakukan gerakan ngobrol pendidikan Islam di setiap kabupaten/kota dengan output setiap guru menulis buku, serta membangun PTSP dan membangun 12 lokal dengan bantuan yang bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) senilai Rp.34 miliar lebih,” jelasnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: