Search
Senin 10 Agustus 2020
  • :
  • :

Selain Persoalan Jalan, Warga Gunung Sitoli Minta Dibangun Kantor Pajak Pratama

 

Starberita – Medan, Masyarakat Kota Gunung Sitoli, Kepulauan Nias menyampaikan keluhan dan keresahannya kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Partai NasDem Berkat Kurniawan Laoli tentang Pelayanan Kantor Samsat yang dinilai kurang melayani, kesetaraan antara SMA/SMK Negeri dan swasta, dibukanya Kantor Pajak Tingkat Pratama dan pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang menghubungkan Desa Miga dengan Kecamatan Lolowau dan dari Desa Miga menuju Kabupaten Nias Barat.

“Saat ini di dunia pendidikan khususnya tingkat SMA/SMK sederajat telah terjadi ‘anak tiri dan anak kandung’ antara negeri dan swasta. Pasalnya, perhatian Pemerintah Provinsi Sumut lebih cenderung kepada SMA/SMK Negeri yang ada di Gunung Sitoli. Sementara, SMA/SMK swasta kurang begitu diperhatikan. Karena itu, kami meminta agar Bapak Dewan Sumut segera mendesak Pemprovsu dalam hal ini Dinas Pendidikan Sumut untuk agar memberikan perhatian yang sama antara SMA/SMK Negeri maupun swasta,” kata salah seorang tokoh masyarakat Gunung Sitoli, Ronal Zai saat reses Anggota DPRD Sumut Berkat Laoli yang dilaksanakan dari 13 Desember 2019 sampai 18 Desember 2019.

Ronald juga meminta agar, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menegur jajarannya yang ada di Kantor Samsat Gunung Sitoli agar benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelayanan Kantor Samsat ini perlu ditingkatkan kualitasnya, karena setiap masyarakat yang memiliki urusan di kantor ini tidak menerima pelayanan terbaik,” tuturnya.

Sementara salah seorang warga lainnya, Denisman Buulolo meminta kepada Anggota DPRD Sumut Berkat Laoli mendesak Pemerintah Provsu agar segera membangun jalan provinsi dari Desa Miga menuju Kecamatan Lolowau dan dari Desa Miga menuju Kabupaten Nias Barat. “Karena jalan merupakan jalur penghubung yang sering dilintasi masyarakat,” ujar Denisman.

Selain itu, Ia juga meminta agar Pemerintah Pusat segera membangun Kantor Pajak Tingkat Pratama di Gunung Sitoli, karena hingga saat ini di Kepuluan Nias tidak ada berdiri Kantor Pajak. Sehingga bagi masyarakat yang ingin mengurus kewajiban pajak, harus menyeberang ke Kota Sibolga yang jaraknya cukup jauh dan tentunya harus mengeluarkan biaya tambahan.

“Untuk mengurus Pajak saja, kami harus mengeluarkan biaya yang cukup besar karena harus menyeberang ke Sibolga yang jaraknya cukup jauh,” cetunya.

Menanggapi curahan hati (Curhat,red) masyarakat Gunung Sitoli, Berkat akan menindaklanjuti persoalan kurangnya perhatian terhadap SMA/SMK Swasta di kota ini.

“Saya nanti akan berkoorinasi dengan Ketua Komisi E DPRD Sumut untuk menindaklanjuti hal ini, apakah akan kita panggil atau kita yang akan turun langsung ke Gunung Sitoli,” ucapnya.

Untuk persoalan infrastruktur jalan provinsi dari Desa Miga menuju Kecamatan Lolowau, kemudian dari Desa Miga menuju Kabupaten Nias Barat serta buruknya pelayanan Kantor Samsat Gunung Sitoli, lanjut Berkat, hal ini akan disampaikan pada Sidang Paripurna DPRD Sumut dihadapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut dan dihadiri masyarakat serta para media.

“Sehingga beliau langsung mendengar keluhan warga Gunung Sitoli terkait kinerja jajarannya dan segera memerintahkan OPD untuk membenahi infrastruktur jalan penghubung tersebut,” tegasnya.

Terkait persoalan belum berdirinya Kantor Pajak Tingkat Pratama, masih kata Berkat, dirinya akan segera menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Pusat, khususnya ke Kementerian Keuangan.

“Karena yang bertanggungjawab untuk persoalan ini adalah Dirjen Pajak yang langsung dibawah naungan Menteri Keuangan Sri Mulyani,” pungkasnya. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: