Search
Selasa 11 Agustus 2020
  • :
  • :

Ini Cara Alpukat Melawan Kolesterol Jahat

Starberita – Jakarta, Tak hanya lezat, alpukat juga diyakini bermanfaat untuk mengontrol kolesterol tinggi. Alpukat mudah didapatkan dan dapat dikombinasikan dengan makanan lainnya. Siapa saja bisa menikmati alpukat, sekaligus mendapatkan manfaat sehatnya.

Mengonsumsi alpukat membantu tubuh menyerap nutrisi, termasuk mengontrol peredaran kadar kolesterol dalam darah. Jika Anda salah seorang yang memiliki masalah kolesterol tinggi, makan buah alpukat bisa membantu untuk menstabilkannya.

Manfaat alpukat untuk kolesterol Anda

Anda suka mengonsumsi daging tanpa diimbangi serat? Ada kemungkinan kadar kolesterol Anda berlebih.

Produk daging, terutama yang diproses dalam makanan cepat saji, memiliki banyak lemak jenuh dan lemak trans. Meskipun produk daging terbilang lezat, namun timbunan kolesterol tinggi yang ada dalam darah dapat meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

Meski begitu, tak semua makanan berlemak itu buruk untuk kesehatan. Contohnya, alpukat. Menurut American Heart Association, alpukat membantu tubuh untuk menurunkan LDL (low-density lipoprotein) atau kadar kolesterol jahat.

Alpukat juga merupakan salah satu sumber MUFA (lemak tak jenuh tunggal) yang mampu menekan kadar kolesterol jahat jika dikonsumsi dalam jumlah moderat.

Tak hanya itu, alpukat juga memiliki kandungan vitamin, mineral, serat, phytosterols (komponen yang mampu menghambat penyerapan kolesterol), serta antioksidan. Kandungan-kandungan tersebut bekerjasama dalam mencegah kanker dan gangguan jantung pada tubuh manusia.

Alpukat untuk menurunkan kolesterol pada penderita obesitas

Menyertakan alpukat dalam menut diet Anda merupakan langkah terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol, khususnya untuk penderita obesitas. Menurut studi dari Journal of the American Heart Association, konsumsi alpukat dapat membuat partisipan tidak cepat lapar.

Studi tersebut melibatkan 45 orang sehat (perempuan dan laki-laki) dengan kondisi kelebihan berat badan. Partisipan yang terlibat berusia 21-70 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga grup dan masing-masing menjalankan tiga diet rendah kolesterol selama 5 minggu.

Kelompok pertama diminta untuk menjalani diet rendah lemak tanpa alpukat. Kelompok kedua menjalani diet alpukat. Kelompok ketiga menjalani diet moderasi lemak dengan konsumsi alpukat Hass. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah konsumsi alpukat berperan dalam diet, mempengaruhi kadar kolesterol tubuh.

Setelah diteliti, hasil menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi diet rendah lemak tanpa konsumsi alpukat memiliki kadar kolesterol yang paling buruk, dibandingkan partisipan yang menjalani diet dengan alpukat.

Para peneliti menyimpulkan, diet moderasi lemak dengan konsumsi alpukat dapat menurunkan 13,5 mg LDL. Sementara itu, diet moderasi lemak tanpa menyertakan alpukat dapat menurunkan 8,3 poin mg LDL. Partisipan yang menjalani diet rendah lemak dapat menurunkan kadar kolesterol sebesar 7,4 mg LDL.

Melihat penelitian di atas, maka dapat disimpulkan alpukat dapat berkontribusi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.

Memulai diet sehat dengan alpukat

Diet dengan menyertakan alpukat dalam menu harian menjadi ide yang sehat untuk menjaga kolesterol tubuh Anda.

Selain mengurangi makanan yang diproses, untuk memulai diet ini, Anda bisa menggabungkan potongan-potongan alpukat dengan salad, sayuran, sandwich, atau makanan protein rendah lemak (ayam atau ikan).

Menurut The American Heart Association, salah satu cara yang direkomendasikan adalah dengan menjalankan diet Mediterania dengan menambahkan alpukat ke dalamnya. Biasanya diet mediterania ini disajikan dengan makanan berbasis gandum, lemak ikan, sayuran, buah-buahan, dan makanan lain yang mengandung MUFA.

Dengan demikian, Anda masih bisa menikmati diet sehat dengan cara yang menyenangkan. Berkat manfaat alpukat. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: