Search
Rabu 12 Agustus 2020
  • :
  • :

Zakat ASN Pemprovsu Terkumpul Rp.5 Miliar

Starberita – Medan, Zakat penghasilan dari para aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Pemprovsu berhasil terkumpul sekitar Rp.5 miliar, sejak diberlakukannya pemotongan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) pada April 2019 lalu.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumut pun mengapresiasi atas capaian tersebut. Hal itu terungkap pada acara penutupan Pembinaan dan Evaluasi Baznas di Gedung Asrama Haji Medan, Kamis (5/12/2019). Hadir diantaranya Gubsu, Edy Rahmayadi, Wakil Ketua Baznas RI, Zainulbahar Noor, dan Ketua Baznas Sumut, Amansyah Nasution.

Gubsu, Edy Rahmayadi dalam pidatonya berharap, ke depan akan lebih banyak lagi zakat yang berhasil dikumpulkan, baik dari ASN maupun masyarakat. Sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemakmuran umat.

“Ada sekitar 11 juta masyarakat muslim di Sumut dan sekitar 5 juta itu masih tergolong masyarakat kurang mampu. Bila semua orang yang berkewajiban berzakat membayar zakatnya, maka masyarakat yang kurang mampu itu akan terbantu, dan berkurang. Zakat dari ASN Pemprovsu itu masih sebagian kecil saja,” kata Edy.

Menurut Edy, salah satu yang berpengaruh besar menyadarkan masyarakat untuk membayar zakat, adalah ustadz, da’i, dan da’iyah saat memberikan tausiyahnya ke masyarakat.

“Ketika dai atau daiyah dengan benar-benar menyampaikan dakwah, mudah-mudahan hati masyarakat kita terbuka untuk membayar zakat,” harap Edy.

Di tahun 2019, Baznas Sumut sudah menyalurkan total Rp.4.929.751.000 zakat untuk yang membutuhkan seperti bantuan untuk Madrasah Aliyah/SMA Sederajat, masjid, mushola, lembaga pendidikan, bedah rumah, peralatan sekolah dan guru-guru madrasah di daerah minoritas.

Menurut Wakil Ketua Baznas RI, Zainulbahar Noor, ini merupakan start yang bagus untuk kepemimpinan Edy Rahmayadi sebagai Gubernur.

“Start yang dilakukan Pak Gubernur untuk zakat sangat bagus. Sampai saat ini sudah terkumpul sekitar Rp.5 miliar, lebih baik dari banyak gubernur di Indonesia. Karena itu dia (Edy Rahmayadi) mendapat penghargaan dari Baznas bulan Agustus lalu. Dengan start yang seperti ini, saya yakin Baznas Provinsi Sumut akan menjadi garda terdepan mengentaskan kemiskinan disini,” terang Zainulbahar.

Acara yang berlangsung sejak 3 Desember ini juga dihadiri pimpinan Basnaz Kabupaten/Kota di Sumut serta 98 orang da’i dan da’iyah yang bertugas di daerah-daerah terpencil Sumut. Ketua Baznas Sumut, Amansyah Nasution mengatakan selama acara berlangsung da’i dan da’iyah mendapat pembinaan dari berbagai narasumber dan juga memetakan masalah.

“Selain pembinaan selama 3 hari kami bersama da’i dan da’iyah juga mendiskusikan masalah-masalah yang dihadapi seperti adanya Baznas Kabupaten/Kota yang belum mendapat APBD walau itu sudah diatur undang-undang. Di bawah kepemimpinan Pak Edy Rahmayadi, kami yakin masalah ini bisa terselesaikan,” ujar Amansyah. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: