Search
Minggu 5 Juli 2020
  • :
  • :

Akhyar Harap Medan Bebas Banjir Dapat Segera Terealisasi

Starberita – Medan, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan, Akhyar Nasution, mengatakan Pemko Medan akan memberikan salinan dokumen yang diminta oleh tim penanggulangan banjir Kota Medan dan sekitarnya, sehingga penanganan banjir ini akan segera terealisasi secepat mungkin.

“Atas nama Pemko Medan saya mengucapkan terima kasih karena telah peduli terhadap Pemko Medan mengenai persoalan banjir,” kata Akhyar Nasution kepada Kelompok Kerja (Pokja) Penanggulangan Banjir Kota Medan yang telah dibentuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) saat berkunjung ke Pemko Medan, Jumat (29/11/2019).

Akhyar mengatakan, meskipun permasalahan banjir yang ada sebenarnya dibawah tanggungjawab Badan Wilayah Sungai (BWS), tetapi Pemko Medan siap ikut menangani permasalahan banjir tersebut.

Akhyar juga berharap tim penanggulangan banjir dapat segera menyelesaikan blueprint, time line dan time schedule, agar masing-masing pemangku kepentingan mengetahui tugas serta tanggungjawabnya sehingga Medan banjir dapat tersosialisasikan.

“Teori-teori yang ada dapat dituangkan ke dalam bluprint, nantinya dapat dipaparkan kepada masyarakat apa-apa saja yang akan dikerjakan oleh tim ini untuk mengatasi banjir,” katanya.

Tim koordinasi dari Pemko Medan pimpinan Asisten Ekbang, sebut Akhyar, siap menangani permasalahan banjir ini. “Pemko Medan siap membantu apapun yang diminta kemudian diberikan selama masih dalam kapasitas dan kemampuan Pemko Medan,” ungkap Akhyar.

Terkait masalah sampah, tambah Akhyar, Pemko Medan akan segera menetapkan ke 60 titik yang akan diletakkan bak sampah yang diberikan Pemprov Sumut kepada Pemko Medan.

“Kami akan koordinasikan segera dimana saja letak bak sampah melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan,” tambahnya.

Sementara Sekretaris Pokja Penanggulangan Banjir Kota Medan bentukan Pempprovsu, Riadil Akhir Lubis, mengatakan maksud tujuannya datang ke Pemko Medan meminta dukungan dari Pemko Medan dalam hal penyediaan lahan untuk lokasi pembangunan rumah susun bagi warga yang akan direlokasi dan penataan kawasan permukiman di kawasan sempadan sungai (tataguna lahan dan bangunan, kebersihan lingkungan).

Kemudian, sebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut itu, pembangunan dan penataan drainase perkotaan, konservasi pada sempadan sungai dan kawasan pemikiman, melalui pembuatan biopori, sumur resapan, kolam retensi, tangki penampungan, bak penampungan, tapak permeable, tanaman intersepsi, green leaf, pengembangan situ-situ, dan lain sebagianya.

“Kami juga mengharapkan dukungan dalam hal sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di bantaran/sempadan sungai, pendampingan proses pembebasan dan penertiban lahan masyarakat dan penanganan masalah sosial dan ekonomi masyarakat (pemberdayaan masyarakat),” sebut Riadil.

Meminta dokumen terkait data konservasi air, tanah, tanaman dan pembebasan tanah terkait sungai serta masterplan drainase Kota Medan untuk memfinalisasi dokumen data yg dimasukkan ke blueprint.

Selain itu, sambung Riadil, Pemprov juga akan memberikan 60 bak sampah permanen kepada Pemko Medan, diharapkan Pemko Medan segera menentukan titik-titik lokasi penempatan bak sampah permanen tersebut.

“Kota Medan merupakan ibu Kota Provinsi Sumut. Pemrov Sumut ingin bekerjasama Pemko/Pemkab yang ada di Sumut untuk mengatasi permasalahan yang ada. Pemprov sendiri saat ini tengah fokus untuk menanggulangi banjir yang ada di Kota Medan,” katanya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: