Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Bahas Anggaran Reses & Sosper, Staf Sekretariat DPRD Medan ‘Usir’ Wartawan
Search
Rabu 22 Januari 2020
  • :
  • :

Bahas Anggaran Reses & Sosper, Staf Sekretariat DPRD Medan ‘Usir’ Wartawan

Starberita – Medan, Sejumlah wartawan yang sehari-harinya bertugas di DPRD Kota Medan dibuat heran dengan sikap salah seorang staf Sekretariat DPRD Medan, ISD, yang meminta wartawan untuk keluar ruangan saat menerima delegasi Sekretariat DPRD Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (27/11/2019).

‘Pengusiran’ tersebut dilakukan di tengah pertemuan saat salah seorang delegasi Sekretariat DPRD Bantul mempertanyakan anggaran Reses dan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper).

Dalam pertemuan yang diterima anggota DPRD Kota Medan, Irwansyah dan Abdul Latif itu, sejumlah wartawan melihat staf DPRD tampak gelisah dan meminta staf lainnya untuk mendekatinya.

Tak lama kemudian, salah seorang staf meminta wartawan untuk melihat pesan yang dikirim melalui WA. “Bang coba lihat ada pesan di WA,” ucap staf kepada salah seorang wartawan Media Online.

“Bisa ajak keluar sebentar kawan-kawan wartawan, karena ada anggaran yang mau disampaikan oleh pihak Sekretariat..” bunyi pesan yang dikirim.

Sejumlah wartawan tampak bingung, dengan “pengusiran” tersebut. “Ada apa rupanya, kok disuruhnya keluar pula kita,” ucap Arman salah seorang wartawan Media online terbitan Medan.

Arman mengaku, heran dengan sikap staf DPRD Medan tersebut. “Kalau memang tertutup dibilang. Kalau begini kan macamnya ada yang ditutup-tutupi,” katanya.

Diketahui, sejumlah anggota DPRD dari luar kota melakukan studi banding ke DPRD Medan dan meminta masukan soal pelaksanaan Reses dan Sosper.

Sama halnya yang dilakukan DPRD Musirawas, Selasa (26/11/2019) kemarin. Kendati mempertanyakan hal yang sama, namun wartawan tidak “diusir”.

Bahkan, wartawan juga bebas meliput ketika anggota DPRK Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Ketua DPRD Medan dengan mempertanyakan topik yang sama. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: