Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Pasca Teror Bom di Medan, Menhub Minta Aplikator Ojol Perbaiki Sistem Pendaftaran
Search
Sabtu 7 Desember 2019
  • :
  • :

Pasca Teror Bom di Medan, Menhub Minta Aplikator Ojol Perbaiki Sistem Pendaftaran

Starberita – Jakarta, Setelah terjadi bom Medan kemarin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta aplikator penyedia layanan ojek online, yakni Gojek dan Grab Indonesia, memperbaiki sistem pendaftaran bagi pengemudi. Menurut Budi Karya, aplikator perlu membuat standar anyar untuk merekrut mitranya guna meningkatkan keamanan.

“Kami akan minta aplikator membuat standar baru bagi pendaftaran driver ojol yang baru,” ujar Budi Karya diĀ  Menteng, Kamis (14/11/2019).

Menurut Budi Karya, aplikator perlu menambah aturan wajib tatap muka sebagai salah satu syarat pendaftaran. Sebab, selama ini, pengemudi tak disyaratkan melakukan wawancara mendalam dengan pihak perusahaan aplikasi saat mendaftar sebagai mitra.

Selanjutnya, Budi Karya meminta aplikator menambah syarat rekomendasi bagi pengemudi. Artinya, pengemudi yang hendak mendaftar sebagai mitra Gojek atau Grab Indonesia perlu memperoleh anjuran dari driver yang sudah bergabung sebelumnya.

“Kemudian, aplikator oerlu melakukan evaluasi terhadap mereka yang sudah bergabung,” kata Budi Karya.

Budi Karya mengimbuhkan kementeriannya bakal mendesak aplikator untuk memperketat aturan pemberian atribut ojek. Ia juga memandang perlu ada pemantauan para pengemudi di media sosial.

Munculnya saran pengetatan aturan pendaftaran ojek online digalakkan setelah insiden bom terjadi di Medan, Sumatera Utara, kemarin, Rabu, 13 November 2019. Polisi menyatakan pelaku bom mengenakan atribut ojek online dalam melancarkan aksinya.

Budi Karya menyatakan telah berkomunikasi dengan aplikator ojek online sesaat setelah peristiwa ini terjadi. Ia menyebut pembahasan aturan baru terkait pendaftaran mitra dengan perusahaan aplikasi dilakukan secara insentif dalam 2 hingga 3 hari ini. “Diskusi dengan aplikator sudah mulai hari ini. Paling lambat 3 hari harus ada rekomendasi yang dipenuhi,” ujarnya. (sbc-03/tem)




Tinggalkan Balasan

error: