Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Kepolisian Diminta Tangkap Pelaku Pembuang Bangkai Ternak Babi ke Aliran Sungai
Search
Jumat 13 Desember 2019
  • :
  • :

Kepolisian Diminta Tangkap Pelaku Pembuang Bangkai Ternak Babi ke Aliran Sungai

Starberita – Medan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) diminta menangkap bagi pelaku yang kedapatan membuang bangkai ternak Babi aliran sungai maupun ke Danau Siombak yang ada dikawasan Medan Marelan.

 

Pasalnya, kata Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, H.M Subandi, ribuan bangkai ternak Babi yang ditemukan mengambang di Danau Siombak sudah sangat meresahkan dan membahayakan masyarakat, karena virus maupun bakteri dari bangkai Babi tersebut bisa merebak dan terkena masyarakat.

 

“Masyarakat banyak beraktifitas di sungai maupun Danau Siombak, diantaranya untuk mandi dan menyuci. Jadi kalau bangkai ternak Babi yang terkena virus Hog Cholera dibuang ke aliran-aliran sungai maupun Danau Siombak, maka tidak ada lagi masyarakta yang melakukan aktifitas disana. Tidak hanya itu, virus dan bakterinya juga bisa merebak kemasyarakat yang tinggal didekat aliran-aliran sungai,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (12/11/2019).

 

Subandi juga meminta Pemerintah Provinsi Sumut melalui tim yang sudah dibentuk agar bergerak cepat untuk menyelesaikan permasalahan ini, karena penyebaran virus Hog Cholera ini sudah merebak ke 11 kabupaten di Sumut.

 

“Kalau belum ada yang ditanam bangkai ternak Babinya, maka segera ditanam. Jangan sampai menjadi tontonan warga seperti dikawasan Danau Siombak Marelan. Sangat miris melihatnya. Pasalnya, bangkai Babi tersebut membawa virus,” ketus politisi Partai Gerindra tersebut.

 

Tidak hanya itu, sambung Subandi, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat yang punya ternak Babi, agar jangan membuang bangkai Babi ke aliran-aliran sungai maupun ke Danau Siombak. Melainkan harus ditanam agar virus da bakterinya tidak merebak.

 

“Begitu juga dengan peternak Babi dari pihak koorporate, jangan membuang bangkai Babi ke sungai-sungai atau sembaran tempat, melainkan tanam bangkai tersebut. Kalau kedapatan membuang disembarang tempat, maka kita minta kepolisian untuk segera menangkap pelakunya,” pungkasnya. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: