Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Benarkah Temulawak Ampuh Menambah Nafsu Makan?
Search
Jumat 13 Desember 2019
  • :
  • :

Benarkah Temulawak Ampuh Menambah Nafsu Makan?

Starberita – Jakarta, Anda mungkin sudah tak asing lagi dengan temulawak. Rimpang yang masih berkerabat dengan kunyit ini memang dikenal memiliki banyak manfaat. Temulawak dikenal mampu mengatasi masalah pencernaan, mengobati jerawat, menjaga kesehatan hati, hingga yang paling terkenal sebagai penambah nafsu makan anak.

Lantas, benarkah temulawak bisa menambah nafsu makan? Apa saja kandungan dalam temulawak yang memiliki fungsi tersebut?

Manfaat umum temulawak bagi sistem pencernaan

Akar dan rimpang temulawak telah sejak lama digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun, dari beragam khasiat yang dimilikinya, tanaman ini paling sering dimanfaatkan untuk mengobati masalah pada sistem pencernaan.

Temulawak kerap digunakan untuk mengatasi gejala maag, gangguan pada lambung, perut kembung, irritable bowel syndrome (IBS), hingga penyakit pada hati dan empedu. Tak hanya itu, temulawak juga dinilai bisa menjadi penambah nafsu makan.

Seluruh manfaat ini diyakini berasal dari bahan aktif yang terkandung dalam temulawak, yakni kurkumin. Kurkumin adalah senyawa antioksidan dari golongan polifenol yang juga bersifat antiradang, antibakteri, dan antijamur.

Kurkumin bekerja dengan meredakan peradangan dan pembengkakan pada saluran cerna. Karenanya, temulawak juga berpotensi mengatasi penyakit terkait infeksi seperti radang usus, tukak lambung, hingga infeksi bakteri H. pylori pada saluran pencernaan.

Apakah temulawak ampuh sebagai penambah nafsu makan?

Tidak sedikit yang meyakini keampuhan temulawak dalam menambah nafsu makan. Klaim ini juga didukung oleh sebagian ahli, walaupun banyak pula yang menentangnya karena belum terdapat bukti yang menjanjikan.

Beragam penelitian memang telah membuktikan khasiat temulawak untuk kesehatan sistem pencernaan. Sayangnya, belum terdapat penelitian yang secara gamblang menyatakan bahwa temulawak dapat meningkatkan nafsu makan.

Meski tidak secara langsung berperan sebagai penambah nafsu makan, bukan berarti temulawak tidak bermanfaat untuk anak Anda. Pasalnya, temulawak dapat mengatasi berbagai masalah pencernaan yang menjadi penyebab nafsu makan menurun.

Contohnya, beberapa anak mungkin tidak mau makan karena mengalami kembung, sakit perut, atau maag. Nah, kurkumin dalam temulawak bisa membantu mengatasi masalah tersebut agar nafsu makan anak kembali normal.

Fungsi temulawak pun kemungkinan lebih ampuh bila digabungkan dengan lada hitam. Kombinasi keduanya dapat meningkatkan aktivitas enzim dalam usus. Hasilnya, proses cerna makanan berlangsung dengan lebih mudah dan cepat sehingga nafsu makan meningkat.

Cara lain untuk menambah nafsu makan

Temulawak mungkin belum terbukti ampuh sebagai penambah nafsu makan. Meski demikian, konsumsi kurkumin dalam temulawak tetap memberikan manfaat bagi kesehatan pencernaan.

Selagi mengonsumsi temulawak, Anda juga dapat meningkatkan nafsu makan anak melalui beragam cara berikut:

  • Membagi waktu makan dalam sehari menjadi 5-6 kali dengan porsi yang lebih kecil.
  • Menambah kalori dalam makanan yang dikonsumsi.
  • Mengonsumsi makanan padat nutrisi, bukan camilan manis tinggi kalori tanpa nutrisi lainnya.
  • Menggunakan piring yang lebih besar. Hal ini membuat makanan pada piring tampak lebih sedikit sehingga anak akan meminta untuk makan lagi.
  • Berupaya untuk makan pada jam yang sama setiap hari.
  • Tidak melewatkan sarapan.

Potensi temulawak sebagai penambah nafsu makan memang telah lama dikenal. Akan tetapi, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut. Hingga khasiat temulawak untuk nafsu makan bisa benar-benar dibuktikan, Anda tetap dapat mengonsumsinya untuk mengatasi beragam masalah pencernaan. (sbc-02/hel)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: