Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Selain Berisik, 5 Bahaya Ini Mengintai Jika Sering Mendengkur
Search
Sabtu 7 Desember 2019
  • :
  • :

Selain Berisik, 5 Bahaya Ini Mengintai Jika Sering Mendengkur

Starberita – Jakarta, Mendengkur mungkin masalah yang umum terjadi. Meski dipandang sebelah mata, ternyata hal ini bisa membawa dampak buruk, terutama kesehatan. Selain mengganggu, ada berbagai bahaya lain karena tidur mendengkur yang perlu Anda ketahui. Apa saja? Simak jawabannya berikut ini.

Kenapa Anda mendengkur?

Suara berisik yang muncul saat tidur ini terjadi akibat saluran pernapasan yang menyempit atau terhalang. Kondisi tersebut menyebabkan adanya getaran saat bernapas dan akhirnya menimbulkan suara dengkuran.

Terhalangnya saluran pernapasan ini disebabkan oleh otot tenggorokan yang melemah akibat penuaan. Mendengkur juga bisa disebabkan oleh berat badan yang berlebihan dan masalah kesehatan tertentu.

Bahaya tidur mendengkur yang perlu Anda ketahui

Tidur mendengkur bisa membuat pasangan atau anggota keluarga terganggu. Walaupun Anda mengetahuinya, hal ini sulit untuk dikendalikan. Perasaan bersalah mungkin akan timbul sehingga membuat Anda tidak nyaman untuk tidur.

Tidak hanya itu saja, kebiasaan tidur yang dikaitkan dengan sleep apnea juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas sejenak saat tidur. Biasanya pasien sleep apnea akan mendengkur sangat keras dan bangun tidur dalam kondisi kelelahan.

Berikut ada beberapa bahaya tidur mendengkur bagi kesehatan, di antaranya:

1. GERD

Adanya sleep apnea membuat kebiasaan mendengkur seseorang menjadi lebih parah. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), yakni penyakit pencernaan yang menyebabkan asam lambung naik dan mengiritasi kerongkongan.

Penyakit ini bisa terjadi karena sleep apnea menghambat udara yang masuk dan keluar dari paru-paru. Akibatnya, tekanan udara di saluran pernapasan akan berubah dan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan selama tidur.

2. Kurang tidur dan cedera

Sleep apnea mengganggu aliran udara pada saluran pernapasan. Aliran udara dapat terhenti dan membuat seseorang terbangun dari tidur dengan kaget dan terengah-engah. Kondisi ini tentu mengganggu kualitas tidur Anda.

Kekurangan tidur karena mendengkur dapat membawa beberapa bahaya. Pasalnya, kondisi ini membuat Anda sulit memusatkan konsentrasi dan berisiko menyebabkan cedera bahkan membahayakan nyawa, terutama saat mengemudikan kendaraan.

3. Sakit kepala di pagi hari

Mendengkur saat tidur menyebabkan Anda tidak bernapas secara teratur. Akibatnya, tubuh tidak dapat mendapatkan cukup oksigen. Padahal oksigen tersebut diperlukan semua sel tubuh untuk bekerja secara normal.

Kadar oksigen dan karbondioksida yang terganggu ini dapat memicu sakit kepala di pagi hari. Kondisi ini tentu sangat mengganggu Anda dalam mengawali aktivitas.

4. Masalah jantung dan stroke

Bahaya mendengkur juga dapat menyerang kesehatan pembuluh darah di otak dan jantung. Oleh karena itu jika sudah parah, berbagai risiko stroke, tekanan darah tinggi, fibrilasi atrium, aterosklerosis karotid semakin tinggi terjadi.

Periset percaya bahwa terhambatnya aliran pernapasan saat tidur dapat memengaruhi jantung dengan berbagai cara, seperti:

  • Meningkatkan risiko terjadinya penumpukan plak di pembuluh arteri dan tekanan darah.
  • Mengganggu sistem konduksi jantung (kerja sel-sel di jantung yang menghasilkan impuls untuk merangsang kontraksi otot jantung).
  • Menyebabkan pembesaran atrium jantung sebelah kiri dalam jangka panjang.

5. Masalah kejiwaan

Bahaya mendengkur tidak hanya menyerang fisik, tapi juga kejiwaan Anda. Mendengkur yang membuat Anda kurang tidur, sangat erat dengan stres dan depresi. Pasalnya, kurang tidur memengaruhi suasana hati, produktivitas kerja, dan pengambilan keputusan.

Saat seseorang sangat kurang tidur, mereka jadi lebih mudah marah. Mereka tidak bisa berpikir jernih untuk mengatasi stres dan masalah yang dihadapi.

Akhirnya, situasi itu dapat menempatkan seseorang mengambil keputusan yang salah. Semua inilah yang membuat kesehatan kejiwaan dapat menurun karena kekurangan tidur akibat sering mendengkur. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: