Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – 2020, Gemes Masuk Calender of Event Wonderful Indonesia
Search
Minggu 8 Desember 2019
  • :
  • :

2020, Gemes Masuk Calender of Event Wonderful Indonesia

Starberita – Medan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriono, melaporkan even Gelar Melayu Serumpun (Gemes) telah dikemas dengan sebaik-baiknya, sehingga lebih menarik dan meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tahun depan (2020), Gemes telah terpilih menjadi salah satu Calender¬† of Event Wonderful Indonesia 2020 oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Makanya Gemes harus menjadi pertunjukan yang sangat menarik dengan mengangkat kearifan lokal yakni seni dan budaya Melayu,” jelas Agus dalam laporannya pada pembukaan Gemes 2019 di Halaman Istana Maimun Medan, Jumat (1/11/2019) malam.

Gemes sendiri secara resmi dibuka Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution, yang ditandai dengan pemukulan gendang.

Akhyar berharap, Gemes dapat menjadi wadah untuk melestarikan seni dan budaya Melayu sekaligus mengedukasi masyarakat Kota Medan, khususnya generasi muda dalam memahami sekaligus mengenal lebih jauh kebudayaan dan rumpun Melayu. “Dengan demikian para generasi muda semakin mencintai sekaligus tertarik untuk melestarikan seni dan budaya Melayu,” katanya.

Agar menjadi pertunjukan yang menarik dan lebih spektakuler lagi, Akhyar, berpesan agar panitia terus melakukan melakukan evaluasi dan tidak ragu berinovasi. “Insha Allah, selain menjadi ikon Kota Medan, Gemes juga akan menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara sekaligus menambah wawasan kebudayaan Melayu,” pesannya.

Gemes kali ini merupakan edisi keempat kalinya sejak digelar pertama kali tahun 2016. Gemes kali ini melibatkan para penari dari 5 negara serumpun yakni Brunei Darusalam, Thailand. Korea Selatan, Singapura dan Malaysia. Ditambah lagi perwakilan dari 10 provinsi di Indonesia, diantaranya Jawa Barat, Yogyakarta, Jambi, Bengkulu, Sumatera Barat serta Nanggroe Aceh Darusalam serta kabupaten/kota di Sumut.

Pembukaan Gemes dimeriahkan dengan pertunjukan tarian kolosal berjudul Payung Budaya. Kemudian masing-masing delegasi yang mengisi Gemes selama tiga hari mulai 1-3 November diperkenalkan kepada seluruh pengunjung dengan menampilkan tarian khas Melayunya masing-masing. Tak ketinggalan Tarian Ahoii yang telah menjadi ikon Kota Medan juga disuguhkan untuk menghibur para pengunjung yang hadir.

Tidak hanya tarian kolosal dan tarian Melayu khas masing-masing daerah, pembukaan Gemes juga dimeriahkan dengan penampilan¬† artis ibukota, diantaranya Deswa d’ Academy, Ayu d’Academy, Lusi KDI, Albi d’Academy dan Intan Baiduri d’Academy. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: