Search
Selasa 4 Agustus 2020
  • :
  • :

Tim Pemprov Berusaha Dapatkan Passport dan Hak-hak Sondang Rohana

Starberita – Medan, Seperti yang diperintahkan Gubsu, Edy Rahmayadi, Tim Pemprovsu terus berupaya secepatnya membawa pulang korban pekerja migran di bawah umur Sondang Rohana ke Sumut.

Sehingga Sondang dapat segera kembali berkumpul dengan keluarganya di kampung. Untuk itu, Sabtu (26/10/2019), Tim Pemprovsu mengunjungi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia, untuk mengurus segala keperluan administrasi pemulangan Sondang Rohana ke Sumut, termasuk passport yang masih ada pada majikannya.

“Hari ini tim ke KJRI yang ada di Penang, Malaysia. Tujuannya, tim akan mengurus segala keperluan administrasi untuk pemulangan Sondang,” ujar Sekdaprovsu, R. Sabrina yang didampingi Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut, Nurlela dan Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Muhammad Ikhsan.

Selain itu, kata Sabrina, Tim Pemprovsu juga melakukan lobi kepada majikan korban yang bernama Tan Eng Cong, di daerah Taman Pekaka Pulau Penang, Nomor 17. Tujuannya, agar passport dan hak-hak Sondang yang sudah bekerja selama ini, dapat segera diberikan.

“Tim juga memediasi Sondang dengan majikannya, agar passport dan hak-haknya segera dapat diberikan,” ungkap Sabrina.

Diketahui sebelumnya, korban memiliki nama lengkap Sondang Rohana Agustina Pasaribu, lahir 5 Agustus 2004, dari pasangan Herman Pasaribu dan Risda Simanjuntak. Alamat tempat tinggal Simpang Ujung Aji, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Tanah Karo. Sponsor Indonesia bernama Nurlisna Simanjuntak.

Awalnya korban diajak ke Malaysia oleh sponsor yang masih saudara sepupuk ibu dan dibuatkan paspor Imigrasi Tanjung Balai. Kemudian berangkat ke Malaysia para 10 April 2019 naik feri ke Port Klang. Sesampainya di Port Klang dijemput agen Malaysia atas nama Juliana dan dibawa ke rumah majikan bernama Tan Eng Cong, di daerah Taman Pekaka Pulau Penang, Nomor 17.

“Kemudian, pada 22 Oktober 2019, yang bersangkutan melarikan diri dari majikan dan di antar ke KJRI Penang oleh WNI yang menemukannya di sekitar Taman Pekaka,” terang Sabrina. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: