Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Mobil Dinas Pemkab/Pemko Masih Banyak Menunggak Pajak, Kepala Daerah Harus Pro Aktif
Search
Sabtu 16 November 2019
  • :
  • :

Mobil Dinas Pemkab/Pemko Masih Banyak Menunggak Pajak, Kepala Daerah Harus Pro Aktif

Starberita – Medan, Bupati dan walikota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) harus menjadi contoh kepada masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor dinas dijajaran masing-masing. Karena masih banyak kendaraan berplat merah milik pemerintah kabupaten/kota yang sampai saat ini belum membayarkan pajak kendaraan dinas.
“Sampai saat ini masih banyak tunggakan pembayaran pajak kendaraan dinas kabupaten/kota di Sumut yang belum dibayarkan. Harusnya kepala daerah menjadi contoh bagi rakyat sehingga masyarakat terbuka hati untuk lebih aktif lagi membayar pajak kendaraannya,” kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Ebenezer Sitorus dalam rangka tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) secara signifikan kepada wartawan diruang kerjanya Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (23/10/2019).
Ebenezer mengungkapkan bahwa dari pembayaran pajak kendaraan bermotor oleh masyarakat dan kendaraan plat merah, uang yang masuk dalam kas Pemerintah Provinsi Sumut tersebut dikembalikan lagi ke Pemkab maupun Pemko sebesar 30 persen. Sementara yang bekerja keras Pemprovsu melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD).
“Perlu diketahui bahwa dari pembayaran pajak kendaraan bermotor, kabupaten/kota mendapatkan 30 persen. Sementara, mobil dinas mereka masih banyak yang menunggak, padahal sudah dianggarkan. Inikan miris melihatnya. Seharusnya bupati maupun walikota pro aktif dengan membuat surat pemberitahuan kepada warga sampai ke tingkat dusun. Agar masyarakat didaerah masing-masing juga pro aktif membayarkan pajak kendaraan bermotor mereka,” tandasnya.
Ebenezer yang juga politis Partai Hanura mengharapkan agar kepala daerah mau bekerjasama menjadi motor penggerak dan ikut mensosialisasikan kepada masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor.
“Bupati dan walikota bisa memerintahkan camat ataupun lurah/kepala desa untuk mensosialisasikan kepada warganya agar sadar dalam membayar pajak kendaraan. Saya sangat mengapresiasi Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dan Walikota Sibolga, Syarfri Hutauruk yang pro aktif mensosialisasikan pembayaran pajak kendaraan hingga tingkat dusun. Saya berharap langkah tepat kedua kepala daerah tersebut bisa diikuti oleh kepala daerah lainnya yang ada di Sumut. Karena dana yang terkumpul dari pembayaran pajak kendaraan juga dikembalikan ke kabupaten/kota sebesar 30 persen,” pungkasnya. (sbc-03)



Tinggalkan Balasan

error: