Search
Jumat 5 Juni 2020
  • :
  • :

Seluruh Jajaran Diajak Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemko Medan

Starberita – Medan, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, mengajak seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat di lingkungan Pemko Medan, untuk meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap Pemko Medan selaku penyelenggara pembangunan dan pelayanan terhadap warga Medan.

“Salah satu upayanya, masing-masing OPD serta camat harus bekerja dan menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing  dengan sebaik-baiknya tanpa sedikit pun melanggar peraturan hukum yang berlaku,” kata Wakil Walikota pada rapat dengan jajaran di Balaikota Medan, Senin (21/10/2019).

Pemerintah Kota Medan dalam menjalankan tugas-tugas pembangunan dan pelayanan, kata Akhyar, tentu memiliki kekurangan serta kelemahan yang berujung ketidakpuasan sebagian masyarakat Kota Medan.

Hal ini, katanya, tentu berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada Pemko Medan. “Saya tahu, tidak mudah meraih kepercayaan masyarakat, itu harus diawali dari diri kita, salah satunya dengan bekerja sebaik mungkin sesuai dengan tupoksinya masing-masing sehingga masyarakat  dapat merasakan hasilnya,” katanya.

Akhyar menegaskan, legitimasi dari masyarakat sangat dibutuhkan. Sebab, sekeras dan sebaik apapun pekerjaan yang dilakukan seluruh jajaran Pemko Medan namun tidak mendapatkan kepercayaan dari masyarakat tentunya akan menjadi sia-sia.

“Mulai saat ini, tunjukkan kinerja dengan sebaik-baiknya. Kemudian perbanyak interaksi dengan masyarakat sehingga kita tahu apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat!,” ungkapnya.

Disamping itu, Akhyar, menggarisbawahi tidak hanya bekerja dengan sebaik-baiknya, pimpinan OPD dan camat juga diingatkannya, mulai saat ini harus bangkit dan  berani mengatakan tidak dengan sesuatu yang diketahui salah.

“Mulai saat  ini mari kita memotivasi diri  untuk bekerja dengan bersih dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Apabila ada yang berani nakal dalam menjalankan tugas, tanggung sendiri resikonya nanti,” tegasnya.

Apalagi tahun anggaran 2019 menyisakan waktu sekitar dua bulan lagi, jelas Akhyar, seluruh program pembangunan yang telah diproyeksikan dapat segera dituntaskan seluruhnya, termasuk penggunaan dana kelurahan.

Akhyar minta para camat harus bisa meyakinkan seluruh lurah untuk menggunakannya. Sebab, masyarakatlah yang mengerjakan pembangunan dengan menggunakan dana kelurahan tersebut.

Kemudian, Akhyar, minta agar seluruh staf ahli yang dimiliki Pemko Medan diberdayakan guna memberikan masukan untuk mendukung percapatan pembangunan yang dilakukan.

Selama ini, Akhyar, melihat staf ahli  yang memiliki kemampuan kurang diberdayakan dan hanya bertugas untuk menerima tamu dari luar daerah berkunjung ke Pemko Medan.

Selanjutnya  dalam rangka meminimalisir sampah plastik, Akhyar, minta seluruh jajaran Pemko Medan mengurangi penggunaan botol air mineral maupun styrofoam. Sebab, berdasarkan hasil sampah yang dikumpulkan setiap hari, botol mineral paling banyak yang ditemui dari lingkungan perkantoran maupun di wilayah kecamatan.

“Mulai saat ini, mari kita pergunakan tumbler (botol minum) untuk tempat minuman, jangan pergunakan lagi botol air mineral. Untuk memulai sosialisasi, saya minta seluruh pimpinan OPD dan camat harus memulainya lebih dahulu. Himbauan penggunaan tumbler harus disampaikan ke seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan, termasuk sekolah-sekolah. Saya minta agar Sekda membuat surat untuk meyampaikan himbauan ini,” pesannya.

Sebelumnya Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, juga mengajak seluruh apratur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan, terkhusus para pejabat agar bekerja dengan baik dan senantiasa mentaati aturan hukum yang berlaku. Jika selama ini ada yang melakukan kesalahan, Sekda mengajak segera melakukan perbaikan.

“Kita harus kuat dan tegas, Jangan lakukan hal-hal yang tidak benar ketika menjalankan tugas.  Mulai saat ini, marilah kita semua menjalankan semua tupoksi dengan baik dan penuh tanggung jawab serta bekerja sesuai dengan ketentuan maupun aturan hukum yang berlaku,” pesan Sekda. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

error: