Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Jangan Lengah, Tekanan Darah Normal Bukan Berarti Sudah Sehat
Search
Jumat 22 November 2019
  • :
  • :

Jangan Lengah, Tekanan Darah Normal Bukan Berarti Sudah Sehat

Starberita – Jakarta, Penyakit darah tinggi atau hipertensi kerap dianggap remeh oleh masyarakat Indonesia. Padahal, jika tidak terkontrol dengan baik akan menimbulkan berbagai penyakit mematikan, salah satunya adalah penyakit ginjal kronik (PGK).

Hipertensi sering muncul tanpa disertai gejala pada penderitanya. Namun penyakit yang dikenal sebagai silent killer ini bisa secara diam-diam menyebabkan gagal organ yang biasanya menyerang ginjal.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Tunggul D. Situmorang, Sp.PD-KGH mengatakan, hipertensi memang sangat terkait dengan penyakit gagal ginjal. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah ke seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah ginjal menjadi menebal dan kaku.

“Kondisi pembuluh darah yang menebal dan kaku menyebabkan suplai darah ke organ-organ penting menjadi berkurang, termasuk ginjal,” terang dr. Tunggul.

Selain mengacaukan pembuluh darah ke ginjal, hipertensi juga dapat merusak nephron sebuah penyaring kecil pada ginjal. Akibatnya, proses penyaringan dan pembuangan racun pada ginjal menjadi terganggu. Semakin lama dibiarkan, racun dan cairan dalam darah akan menumpuk dan membuat tekanan darah semakin tinggi.

Hipertensi juga bisa menjadi bentuk komplikasi dari PGK. Ginjal yang sehat memegang peran penting dalam menjaga tekanan darah jangka panjang melalui mekanisme hemodinamik, yakni mengatur jumlah cairan dan garam, dan mekanisme hormonal,” lanjutnya.

Kondisi ginjal yang tidak sehat akan menurunkan fungsi ginjal dalam membantu mengatur tekanan darah. Akibatnya, tekanan darah akan meningkat dan semakin memperburuk kondisi ginjal. Hal ini juga akan berdampak pada organ tubuh lainnya seperti jantung.

Hipertensi pun bisa berujung pada kondisi gagal organ tentunya akan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Bahkan dalam beberapa kasus hipertensi bisa berakibat fatal, salah satunya adalah risiko kematian. Oleh sebab itu dr. Tunggul pun menyarankan agar masyarakat lebih waspada dan tak menganggap remeh hipertensi.

Menjalankan pola hidup sehat dan pola makan sehat merupakan hal penting yang harus dilakukan. Selain itu penderita hipertensi juga tidak boleh menghentikan obat-obatan walaupun tekanan darahnya sudah stabil dan normal,” jelasnya.

“Melakukan pemeriksaan tekanan darah sendiri secara rutin juga sangat dianjurkan,” tukas dia. (sbc-02/hel)

 




Tinggalkan Balasan

error: