Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Kasus OTT Walikota Medan, Hasyim: Jangan Sampai Terulang Lagi
Search
Jumat 22 November 2019
  • :
  • :

Kasus OTT Walikota Medan, Hasyim: Jangan Sampai Terulang Lagi

Starberita – Medan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Medan pada, Selasa (15/10/2019) malam mengamankan Walikota Medan serta 6 orang lainnya dalam kasus dugaan suap.

Bahkan, dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan uang tunai sebesar Rp200 juta. Saat ini, KPK telah menetapkan 3 orang diantaranya sebagai tersangka dalam kasus ini.

Ketua sementara DPRD Kota Medan, Hasyim, mengaku prihatin atas masalah hukum yang menjerat Walikota Medan. “Saya sempat terkejut dan tidak percaya saat pertama kali mengetahui masalah ini dari media,” kata Hasyim menjawab wartawan di DPRD Kota Medan, Kamis (17/10/2019).

Hasyim mendoakan agar Walikota Medan tabah menghadapi masalah yang dihadapi. “Saya yakin, beliau (Walikota Medan, red) dapat menjalani semua proses hukum. Kita berharap kedepan hal seperti ini tidak terulang lagi di Kota Medan,” ujar Hasyim.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini juga berharap roda pemerintahan di Kota Medan tetap berjalan, kendati pucuk pimpinan di Pemko Medan tersangkut masalah hukum. “Termasuk program kerja di APBD 2020 yang telah disahkan agar dijalankan secara maksimal,” katanya.

Pejabat-pejabat di Pemko Medan, pinta Hasyim, untuk tidak  ragu-ragu dalam melaksanakan penggunaan APBD sesuai dengan yang telah disahkan. “Jangan takut, selama mengikuti peraturan agar pembangunan tidak terhambat,” ucapnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Hasyim, menyarankan agar di jajaran Pemko Medan melakukan reformasi birokrasi yang dibarengi dengan revolusi mental. “Hal ini harus jadi prioritas dilaksanakan, agar ASN Pemko Medan tidak lagi tersangkut dengan masalah hukum,” katanya. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: